Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boven Digoel , realitapapua.com – Polres Boven Digoel bersama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada para pengungsi pekerja tambang melalui pengawalan proses pemulangan menuju daerah asal.

Pada Kamis malam (6/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIT, bertempat di Gedung Soska, Tanah Merah, dilaksanakan proses pemberangkatan 55 orang pengungsi pekerja tambang yang berdomisili di luar Kabupaten Boven Digoel. Para pengungsi diberangkatkan menggunakan 2 (dua) unit truk Satgas Yon TP 803/KYK menuju Kabupaten Merauke, selanjutnya dijadwalkan melanjutkan perjalanan dengan transportasi udara menuju Kota Jayapura pada Jumat (7/8/2026).

Kapolres Boven Digoel KOMPOL Dian Novita Pietersz, S.I.K., didampingi Wakapolres KOMPOL Handoyo Prasetyo, Kabag Ops AKP Sri Haryono, S.H., Kasat Samapta AKP Makmur Maming, Kasat Intelkam IPDA Giovanne P. P. Sambo Ginting, S.Tr.K., serta Kapolsek Mandobo IPDA V. D. Lufkey, S.M., memantau secara langsung seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pendataan ulang, hingga proses keberangkatan para pengungsi.

Baca Juga :  Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Sekitar pukul 22.00 WIT, mobilisasi pengungsi menuju Merauke mulai dilaksanakan dengan pendampingan Kabag Protokoler Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Albertus Kuyat, bersama dua personel Polres Boven Digoel. Selanjutnya pada pukul 23.00 WIT, rombongan diberangkatkan menuju Merauke dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Baca Juga :  Refleksi Akhir Tahun 2025: Polresta Jayapura Kota Selesaikan 1.821 Kasus Sepanjang 2025

Adapun jumlah pengungsi yang dipulangkan sebanyak 55 orang, terdiri dari 53 orang dewasa dengan rincian 45 laki-laki dan 8 perempuan, serta 2 orang anak-anak yang terdiri dari 1 laki-laki dan 1 perempuan.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, dan unsur terkait dalam memberikan pelayanan serta menjamin keamanan proses pemulangan masyarakat yang terdampak. Kehadiran personel Polri di setiap tahapan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib dan kondusif.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya hambatan yang berarti.

( Redaksi)

Berita Terkait

543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang
Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab
Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban
TNI Hadir Sebagi Sahabat Warga, Intip Momen Hangat Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Puncak Jaya
Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026
Polda Papua Menerjunkan Tim Labfor Usut Insiden Gangguan Kesehatan Massal di Depapre
Hangatnya Kebersamaan Satgas Yonif 136 dan Warga Kampung Alukme Lewat Anjangsana
Kombes Pol Rommy Sebastian Resmi Jabat Kabid Dokkes Polda Papua
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:25 WIB

543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:12 WIB

TNI Hadir Sebagi Sahabat Warga, Intip Momen Hangat Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Puncak Jaya

Berita Terbaru