BBPOM Jayapura Pastikan Jajanan Takjil di Kota Jayapura Bebas Bahan Berbahaya

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura melakukan uji sampel terhadap sejumlah jajanan takjil yang dijual di wilayah Kota Jayapura, Senin (9/3/2026) sore.

Langkah ini diambil guna menjamin keamanan pangan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, petugas tidak menemukan adanya kandungan bahan berbahaya pada makanan yang dijajakan oleh warga.

Inspeksi mendadak (sidak) ini difokuskan untuk mendeteksi zat kimia berbahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan, seperti Formalin, Boraks, serta pewarna tekstil (Rhodamin B dan Metanil Yellow).
Hasil Uji Laboratorium di Lapangan

Baca Juga :  Sarmi Diterjang Banjir 49 KK di 3 Kampung Distrik Tor Atas Terdampak

Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan, menyatakan bahwa tim teknis mengambil berbagai sampel makanan di titik-titik keramaian, salah satunya di kawasan Entrop Sentral, Distrik Jayapura Selatan.

“Setelah dilakukan uji laboratorium secara langsung di lapangan menggunakan test kit, seluruh sampel yang kami ambil dinyatakan memenuhi syarat kesehatan dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” ujar Herianto Baan saat memberikan keterangan di lokasi sidak.senin ( 09 /03/2026)

Selain mengawasi kandungan bahan kimia, BBPOM Jayapura juga memberikan atensi khusus terhadap aspek higienitas atau kebersihan tempat dan proses penyajian makanan.

Herianto menegaskan bahwa kebersihan dalam proses produksi sangat krusial agar makanan tidak terkontaminasi bakteri yang dapat memicu masalah kesehatan seperti diare atau keracunan makanan.

Baca Juga :  Rilis Akhir Tahun 2025: Kapolda Papua Paparkan Capaian Kinerja dan Strategi Keamanan 2026

Pihak BBPOM turut mengimbau para pelaku usaha dan pedagang musiman agar tetap menjaga integritas dan kejujuran dalam berdagang.

Para pedagang diminta untuk tidak tergiur meraup keuntungan besar dengan cara menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang.

“Kebersihan dan kualitas makanan harus menjadi prioritas utama demi keselamatan bersama. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat berbuka puasa tanpa rasa khawatir terhadap apa yang mereka konsumsi,” pungkasnya.( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru