Sarmi Diterjang Banjir 49 KK di 3 Kampung Distrik Tor Atas Terdampak

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarmi,realitapapua.com – Banjir akibat luapan Sungai Tor dilaporkan melanda tiga kampung di Distrik Tor Atas, Kabupaten Sarmi, Papua, sejak Minggu (19/10/2025) hingga Senin (20/10/2025). Total 49 Kepala Keluarga (KK) terdampak musibah ini, sementara aparat kepolisian terkendala mencapai lokasi karena kekosongan stok Bahan Bakar Minyak di distrik tersebut.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, membenarkan kejadian bencana alam tersebut. Menurutnya, luapan air Sungai Tor mulai terjadi pada Minggu (19/10) hingga Senin (20/10) sekitar pukul 14.30 WIT.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan 11 Ruko di Lany Jaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Tiga kampung yang terdampak yakni
Kampung Segar Tor: 24 KK terdampak.
Kampung Denander: 18 KK terdampak.
Kampung Safrom Tane: 7 KK terdampak.

“Saat ini, Kapolsek bersama anggota Polsek Tor Atas tengah melakukan pengecekan dan pendataan warga yang terkena musibah banjir,” ujar Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Selasa (21/10).

Kombes Pol Cahyo menambahkan bahwa ketinggian air saat banjir awal diperkirakan mencapai batas lutut orang dewasa.

Baca Juga :  Korban Kebakaran Di Mimika Berterimakasih kepada Maximus Tipagau dan Tim yang Beri Dukungan Moril dan Materil

Namun, ia mengungkapkan kendala di lapangan. Hingga laporan awal ini dibuat, pihak kepolisian belum bisa mendatangi langsung lokasi ketiga kampung tersebut karena terkendala kekosongan stok BBM.

“Perjalanan yang dilalui hanya bisa ditempuh menggunakan jalur sungai, sehingga kami terkendala BBM untuk perahu,” jelasnya.

Polisi akan terus melakukan pendataan dan memastikan bahwa semua kerusakan dan korban terdampak tercatat. “Apabila masih ada kerusakan yang belum terdata, akan kami laporkan selanjutnya,” tutupnya. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru