Hari Ke-4 Pencarian Pelajar Hilang di Pantai Tarontha Sarmi, Arus Kencang Hambat Tim SAR Gabungan

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarmi, realitapapua.com – Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam pencarian Seldjun Okta, warga Kampung Gwinjaya SP 4 yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Tarontha (Muara Kali Dormas), Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi. Hingga memasuki hari keempat pencarian pada Minggu (4/1/2026), keberadaan korban belum juga ditemukan.

Upaya pencarian yang dimulai sejak pukul 11.00 WIT ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Basarnas Kabupaten Sarmi yang dipimpin Danpos Yohanis S. Muay, Sat Polairud Polres Sarmi, personil Koramil Bonggo, Polsek Bonggo, hingga aparat kampung dan warga setempat.

Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., melalui kasat polairud AKP Gustam melaporkan bahwa strategi pencarian pada hari keempat dibagi menjadi dua tim utama Tim Laut: Menggunakan perahu karet milik Basarnas untuk menyisir perairan di seputaran Pulau Kecebo dan Pulau Tiga.

Baca Juga :  Pangdam XVII/Cenderawasih yang Baru, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang Tiba di Bumi Cenderawasih

Semantara Tim Darat Melakukan penyisiran manual di sepanjang pesisir pantai, baik ke arah barat maupun timur dari titik awal kejadian.

Tak hanya jalur permukaan, tim juga mengerahkan teknologi drone pada sore hari untuk memantau kondisi pesisir pantai dari udara guna mencari tanda-tanda keberadaan korban yang mungkin tersapu ke area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Meski pencarian dilakukan hingga menjelang malam, tim di lapangan menghadapi tantangan alam yang cukup berat.

“Kondisi air yang keruh (kabur), arus bawah laut yang sangat kencang, serta angin dan gelombang tinggi menjadi kendala utama proses evakuasi hari ini,” ungkap Sat Polairud AKP Gustam.

Baca Juga :  Yayasan Kali Maro dan Jose Ohei Cetak 1.000 Anak Muda Papua Jadi SDM Unggul

Selain faktor alam, keterbatasan peralatan penyelaman juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan dalam melakukan penyisiran di bawah permukaan air.

Sesuai prosedur SAR, aktivitas pencarian menyeluruh dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT. Kendati demikian, tim gabungan beserta pihak keluarga korban tetap bersiaga dan melakukan pemantauan di sepanjang pesisir pantai pada malam hari.

Rencananya, operasi pencarian skala besar akan kembali dilanjutkan pada Senin (5/1/2026) pagi dengan memperluas radius penyisiran. Pihak keluarga dan aparat kampung berharap cuaca mendukung sehingga korban dapat segera ditemukan.( Redaksi)

Berita Terkait

Sentuh Hati Warga Wineri, Satgas Yonif 136/TS Gelar Patroli Simpatik dan Yankes Gratis di Puncak Jaya
Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya
Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah
Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo
Antisipasi Unjuk Rasa 3 Agustus, Polresta Jayapura Kota Razia Sajam dan Miras di Heram
Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Sentuh Hati Warga Wineri, Satgas Yonif 136/TS Gelar Patroli Simpatik dan Yankes Gratis di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru