Ensiklopedia Gempa Bumi 2025: Papua Diguncang 5.141 Kali Gempa, Sarmi Dilanda Dua Gempa Merusak

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Stasiun Geofisika Kelas I Jayapura merilis laporan tahunan “Ensiklopedia Gempa Bumi 2025”. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 5.141 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Pulau Papua, mulai dari Sorong di ujung barat hingga Kota Jayapura di ujung timur.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Jayapura, Ir. Herlambang Hudha, S.Si, M.Si, menjelaskan bahwa tingginya frekuensi aktivitas seismik ini menegaskan bahwa Papua merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan gempa yang sangat tinggi.

Statistik Gempa Berdasarkan Magnitudo dan Kedalaman

Data menunjukkan bahwa mayoritas gempa yang terjadi didominasi oleh gempa berkekuatan rendah, namun aktivitas di kedalaman dangkal tetap menjadi perhatian utama:

Berdasarkan Magnitudo (M):

M < 3: 3.799 kejadian
3 ≤ M < 5: 1.341 kejadian
M ≥ 5: 18 kejadian

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Ramadan, Polda Papua Bagikan Ratusan Takjil kepada Pengguna Jalan

Berdasarkan Kedalaman (D):

  1. Dangkal (D < 60 km): 4.856 kejadian
    Menengah (60 ≤ D ≤ 300 km): 284 kejadian Dalam (D > 300 km): 1 kejadian
    Gempa Terasa dan Kejadian Merusak di Sarmi

Dari ribuan gempa tersebut, terdapat 125 kejadian gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Secara rincian, gempa terasa terdiri dari 12 kejadian dengan M<3, 102 kejadian dengan 3≤M<5, dan 11 kejadian dengan M≥5.

Tahun 2025 juga diwarnai oleh dua peristiwa gempa bumi merusak yang berpusat di wilayah Kabupaten Sarmi 12 Agustus 2025: Gempa M 6.4 dengan kedalaman 27 km di Tenggara Sarmi 16 Oktober 2025: Gempa M 6.6 yang kembali mengguncang Sarmi.

Kedua bencana ini menyebabkan kerusakan infrastruktur dan bangunan di beberapa titik di Kabupaten Sarmi, yang menjadi catatan penting bagi evaluasi ketahanan struktur bangunan di daerah tersebut.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Satgas Pangan Polda Papua Distribusikan 137 Ton Beras SPHP Jaga Stabilitas Harga

Imbauan dan Kewaspadaan Masyarakat

Menyikapi data tersebut, Ir. Herlambang Hudha menekankan pentingnya kesiapsiagaan berkelanjutan. Mengingat Kota Jayapura dan sekitarnya memiliki seismisitas yang sangat tinggi, masyarakat diminta tidak lengah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi lingkungan masing-masing. Pahami potensi bahaya bukan hanya dari guncangan gempa, tetapi juga kejadian ikutannya seperti tsunami, tanah longsor, likuifaksi, hingga kegagalan struktur bangunan,” tegas Herlambang.

Stasiun Geofisika Jayapura berkomitmen untuk terus memberikan informasi cepat dan akurat demi keselamatan warga di seluruh tanah Papua. ( Redaksi)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya
Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah
Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo
Antisipasi Unjuk Rasa 3 Agustus, Polresta Jayapura Kota Razia Sajam dan Miras di Heram
Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:14 WIB

Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo

Berita Terbaru