Keerom,realitapapua.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Keerom sejak Rabu (10/12) sore hingga Kamis (11/12) dini hari, telah menyebabkan banjir parah di sejumlah wilayah.
Merespons cepat kondisi darurat ini, Polres Keerom bersama Polsek Arso langsung bergerak cepat mengevakuasi ratusan warga yang rumahnya terendam di Kampung Yanamaa, Pir 1, Distrik Arso.
Banjir yang merendam permukiman warga ini mengakibatkan perabotan rumah tangga, fasilitas, dan sejumlah kendaraan warga ikut terendam air
Prioritaskan Keselamatan Kelompok Rentan
Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, menyampaikan bahwa personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian sejak pagi hari untuk memastikan keselamatan seluruh warga.
“Keselamatan warga merupakan prioritas utama kami. Begitu menerima laporan adanya banjir, kami langsung bergerak ke titik-titik yang paling terdampak untuk memberikan bantuan dan memastikan tidak ada warga yang terjebak dalam rumah,” tegas Kapolres Astoto di lokasi.
Dengan menggunakan kendaraan dinas dan berbagai fasilitas yang tersedia, petugas fokus membantu warga mengamankan barang-barang penting serta mengevakuasi kelompok rentan, termasuk lansia, perempuan, dan anak-anak, ke tempat yang lebih aman. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat warga yang terendam juga berhasil ditarik ke lokasi yang tidak terdampak banjir.
Selama proses evakuasi, petugas di lapangan juga menyiapkan tempat sementara sebagai posko dan lokasi berkumpul warga terdampak. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi telah berada dalam kondisi terkendali dan belum ada laporan mengenai korban jiwa. Meski demikian, Kapolres Keerom mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak stabil.
Warga diminta untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan segera melapor apabila terjadi situasi yang membahayakan.
Polres Keerom bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.
Kapolres menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan intensif di wilayah rawan dan menempatkan personel hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.
“Kami berharap seluruh warga tetap tenang, menjaga keselamatan diri, dan tidak kembali ke rumah sebelum dinyatakan aman. Polres Keerom akan terus bekerja semaksimal mungkin untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. ( Redaksi)









