Jenguk Korban Di RSMI, Pangdam XVII/Cenderawasih Kecam Kebiadaban Gerombolan OPM

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, mengecam kebiadaban dari gerombolan OPM yang telah menyerang dan membakar Para Guru maupun Tenaga Kesehatan (Nakes) dan rumah guru pada hari Jumat (21/3/2025) lalu di Distrik Anggruk, Kab. Yahukimo.

Hal ini disampaikan oleh Pangdam saat menjenguk para korban kekejaman OPM yang saat ini dirawat di RS. Marthen Indey (RSMI) Jayapura, Senin (24/3). Adapun para korban 7 orang yang saat ini berada di RSMI yaitu
– Sdri. RLS (30), Perempuan, NTT, Guru, meninggal dunia
– Sdr. K (29), Laki-laki, NTT, Guru, Luka luka
– Sdr. FL (32), Laki-laki, NTT, Guru, Luka luka
– Sdr. T (28), Laki-laki, NTT, Guru, Luka luka
– Sdri. P (30), Perempuan, NTT, Guru, Luka luka
– Sdri. I (27), Perempuan, NTT, Nakes, Luka-luka.
– Sdri. F (32), Perempuan, Sorong Papua, Guru, Luka-luka.

Saat di depan awak media, Pangdam Mayjen TNI Rudi menegaskan bahwa sejatinya gerombolan OPM adalah penindas masyarakat Papua karena telah mengakibatkan korban dari masyarakat Papua. Lebih lanjut beliau mengungkapkan saat penyerangan oleh OPM terhadap Guru dan Nakes yaitu pada hari Sabtu (21/3) sore, secara tiba-tiba OPM menyerang dan membakar rumah guru. Namun para guru berusaha menyelamatkan diri dibantu warga berhasil selamat dan kemudian dirawat di Puskesmas Anggruk. Sebelumnya OPM juga merusak alat komunikasi berupa SSB dan Starling. Melihat kampung mendapat ancaman OPM, sebagian besar masyarakat mengungsi.

Baca Juga :  Respons Cepat Pengaduan Warga, Aparat Gabungan di Waris Amankan Pemabuk dan Sita Ratusan Botol Miras

Lebih lanjut, Pangdam mengatakan bahwa aparat keamanan TNI pada hari Sabtu (22/3) pagi, berhasil menguasai wilayah tersebut dalam rangka mengevakuasi para korban dan masyarakat. Hari Minggu (23/3) sekira pkl. 14.00 Wit ke tujuh Korban berhasil dievakuasi ke Jayapura, dan kemudian dibawa ke RSMI untuk mendapat perawatan. Jenazah Sdr. RLS (30) saat ini masih di RSMI dan proses maupun tempat pemakaman menunggu pembahasan pihak keluarga maupun Pemda Yahukimo. Sedangkan 6 orang lainnya akan dirawat sampai normal dan sembuh.

Baca Juga :  Bom Ikan dan Sampah Ancam Warisan Perang Dunia II di Laut Jayapura

Terkait perkembangan situasi terkini, Pangdam mengatakan bahwa saat ini aparat TNI telah berada di Distrik Anggruk dan masyarakat yang mengungsi telah berangsur kembali ke rumahnya masing-masing dan terdata 34 orang telah kembali ke kampung. Sampai saat ini, masih ditelusuri motif penyerangan sadis gerombolan OPM ini apa.

Sedangkan kaitannya ada tuduhan bahwa para Korban adalah Intelijen Militer, Mayjen TNI Rudi menegaskan bahwa para Korban bukan TNI, dan bahkan masyarakat sudah mengetahui bahwa semuanya adalah Guru dan Nakes. Oleh karenanya, tuduhan OPM merupakan gaya atau trik OPM untuk mencari alasan membunuh masyarakat.

“Itu kedok gerombolan OPM. Tidak masuk logika dengan alasan berjuang namun OAP juga dibunuh,” tutup Pangdam. ( Redaksi)

Berita Terkait

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:34 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Berita Terbaru