Jayapura, realitapapua.com– Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, melaksanakan Safari Ramadhan 1446 Hijriah tahun 2025 di Masjid Agung Nurul Huda Arso, Kabupaten Keerom, pada Rabu (05/03/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Faizal Ramdhani, Wakil Bupati Kabupaten Keerom, Daud, Ketua Dewan Masjid Indonesia Daerah Kab. Keerom, Wahfir Kosasih, dan PJU Polda Papua.
Dalam sambutannya, Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) Masjid, Mulyanto, mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Papua beserta rombongan yang telah hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan ini. “Safari Ramadhan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi memiliki makna yang mendalam dalam mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian,” ujarnya. “Melalui kegiatan ini, kami merasakan bahwa Polri, khususnya Polda Papua, bukan hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam membangun hubungan sosial dan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige Renwarin, menyampaikan bahwa Bulan Suci Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Selain itu, Ramadhan juga mengajarkan kita untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga kerukunan antarumat beragama,” katanya.
“Sebagai Kapolda Papua, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian semata, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang baik,” ucap Kapolda Papua.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya mempererat ukhuwah Islamiyah antara aparat kepolisian dan masyarakat. “Dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan, kita dapat menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas kebenarannya, yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita,” pungkasnya.
Safari Ramadhan ini menunjukkan komitmen Polda Papua dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat Papua. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan, diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan di wilayah tersebut. (Redaksi)









