Puncak Jaya, realitapapuacom – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Pegunungan Tengah belakangan ini mulai berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat. Merespons hal tersebut, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Nume bergerak cepat memberikan pelayanan kesehatan keliling bagi warga Kampung Onendu, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (02/05/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Sertu Jodi Nenggolan ini melibatkan 15 personel yang menyisir perkampungan dari rumah ke rumah. Langkah proaktif ini diambil setelah adanya laporan meningkatnya kasus flu dan demam di kalangan warga akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
Sertu Jodi Nenggolan menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan keliling ini merupakan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat.
“Pengobatan keliling ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang sakit. Kami melihat cuaca yang tidak menentu belakangan ini membuat daya tahan tubuh masyarakat menurun,” ujar Sertu Jodi di sela-sela kegiatannya.
Tidak sekadar memberikan obat, para personel kesehatan Satgas juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit ringan di musim hujan.
Apresiasi dari Masyarakat
Kehadiran personel Satgas Yonif 136/TS di depan pintu rumah warga disambut haru dan sukacita. Betena (51), salah satu warga setempat, mengaku sangat terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pengobatan bagi anaknya.
“Terima kasih atas kepedulian bapak-bapak Satgas. Anak saya bisa langsung diobati di rumah. Kami sangat terbantu, semoga Tuhan selalu memberkati bapak-bapak sekalian,” ungkap Betena.
Secara terpisah, Komandan Pos Nume, Kapten Inf Akmad Sultoni Yahya, menegaskan bahwa fungsi Satgas di wilayah penugasan tidak hanya terbatas pada aspek keamanan (security), tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan.
“Kami ingin kehadiran Pos Nume benar-benar dirasakan manfaatnya. Menjaga keamanan adalah kewajiban, namun membantu mengatasi kesulitan warga adalah pengabdian yang datang dari hati. Kami akan terus berupaya menjadi solusi bagi masyarakat di sini,” tegas Kapten Sultoni. ( Redaksi)









