Situasi Nduga Kondusif Pasca-Bentrokan Antar Dua Kelompok Warga

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nduga,realitapapua.com – Kepolisian Daerah Papua memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Nduga telah kondusif menyusul konflik antar dua kelompok warga yang terjadi pada Minggu, 9 November 2025.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Nduga telah terkendali pasca terjadinya konflik antardua kelompok warga.

Konflik yang dipicu oleh kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban luka berat tersebut dilaporkan terjadi pada hari Rabu, 12 November 2025.

Baca Juga :  Satgas Yonif 753 Temukan Ladang Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang

“Situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Nduga hari ini pasca terjadinya konflik antar dua kelompok masyarakat, saat ini sudah dapat dikendalikan oleh aparat keamanan bersama para tokoh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito. Rabu ( 12/11/2025)

Untuk mencegah potensi pertikaian kembali, personel Polres Nduga bersama aparat keamanan lainnya telah melakukan strong point dan patroli rutin di lokasi konflik.
Evakuasi Korban

Para korban luka berat, yang menderita luka akibat senjata tajam dan anak panah, telah dievakuasi menggunakan pesawat menuju Kabupaten Mimika. Evakuasi ini dilakukan untuk memberikan perawatan medis lebih lanjut.

Baca Juga :  Kebakaran Ruko di Wamena, 11 Orang Meninggal Dunia

Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya dua kelompok yang bertikai di Nduga, untuk saling menahan diri dan tidak terprovokasi.

” Kepolisian meminta masyarakat mendukung penuh upaya aparat keamanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.” Ungkapnya

Bentrok tersebut sebelumnya terjadi di Kampung Ginit, Distrik Kenyam, pada Minggu (9/11/2025). Konflik dipicu oleh perkara pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat. ( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru