Jayapura,realitapapua.com — Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih menggelar aksi bersih-bersih Sungai Anafre di Jalan Koti, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan pada Selasa (14/10/2025). Kegiatan yang melibatkan lebih dari 600 peserta dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat setempat ini mengusung tema “Bersatu dengan Alam, TNI Membawa Damai untuk Papua Sejahtera dan Indonesia Maju.”
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P, memimpin langsung aksi kepedulian lingkungan ini. Dalam pengarahannya, Pangdam menegaskan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kelestarian alam dan kesehatan masyarakat.
“Pembersihan sungai ini merupakan salah satu bagian dari program unggulan Bapak Kasad, yaitu ‘Bersatu Dengan Alam’. Melalui kegiatan ini, kita tunjukkan bahwa TNI hadir untuk Papua Damai, Bersih, dan Sejahtera,” ujar Mayjen TNI Amrin Ibrahim.
Pangdam menyoroti maraknya sampah plastik, seperti botol dan bungkus makanan, di aliran sungai yang berpotensi menyebabkan banjir dan sumber penyakit. Ia mengajak seluruh masyarakat Jayapura untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
“Mari kita jaga keindahan dan kebersihan Papua dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai. Alam yang bersih akan membawa kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi kita semua,” imbuhnya.
Kegiatan gotong royong yang ditandai dengan pemukulan Tifa oleh Pangdam ini berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Prajurit, aparat pemerintahan, paguyuban, pelajar, dan masyarakat bahu-membahu mengangkat tumpukan sampah.
Aksi karya bakti ini disebut sebagai cermin kemanunggalan TNI dan rakyat. Pangdam memastikan kegiatan serupa akan terus berlanjut di berbagai daerah di Papua.
“Kegiatan semacam ini akan terus berlanjut, bukan hanya di Jayapura, tetapi daerah lain di Papua. Karena TNI akan selalu hadir membawa Damai untuk Papua Bersih, Papua Sejahtera,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kasdam XVII/Cen, Danrem 172/PWY, Pj Sekda Provinsi Papua, dan sejumlah pejabat TNI-Polri serta tokoh masyarakat setempat.( Redaksi)









