Jayapura, realitapapua.com – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menegaskan sinergi antara TNI dan tokoh agama sebagai kunci utama menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di Tanah Papua. Pernyataan ini disampaikan Pangdam dalam pertemuan yang digelar dengan para tokoh agama se-Kota Jayapura di Makodam XVII/Cenderawasih pada Selasa (04/11/2025).
Mayjen TNI Amrin Ibrahim berharap kerja sama erat dengan tokoh agama akan membuat pelaksanaan tugas TNI di Papua menjadi lebih efektif dalam mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan yang didambakan masyarakat.
Pangdam menekankan pentingnya peran para pemuka agama dalam mewujudkan kedamaian. Ia secara khusus berharap dengan sinergi ini, gangguan keamanan di sejumlah wilayah dapat berkurang.
” Saya sangat percaya dengan tokoh agama.
” tambah pangdam VII cendrawasih
Selain itu, Pangdam juga menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk senantiasa melaksanakan tugas dengan pendekatan yang humanis.
Dalam upaya mencapai kedamaian, Pangdam menekankan bahwa peran serta semua pihak, termasuk tokoh agama dan generasi muda, sangatlah penting.
“Kunci membangun Papua adalah dengan iman,” ujar Pangdam.
Menurutnya, masyarakat Papua yang dikenal sangat religius menjadikan pesan-pesan kedamaian yang disampaikan melalui keimanan akan lebih menggugah kesadaran masyarakat.
Oleh karena itu, ia menitipkan pesan kepada para tokoh agama untuk senantiasa membawa pesan-pesan keimanan dan kedamaian dalam setiap kegiatan keagamaan masing-masing.
Semantara itu Tokoh agama Abdul Kahar Yelipele, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif yang dilakukan oleh Kodam XVII/Cenderawasih dalam melibatkan para tokoh agama.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah yang sangat luar biasa
“Saya sangat apresiasi. Langkah Kodam XVII/Cenderawasih yang mengundang tokoh agama .” ujar Abdul Kahar Yelipele.
Ia menekankan bahwa para tokoh agama memiliki peran sebagai ujung tombak dalam upaya menjaga stabilitas dan kerukunan.
“Tokoh agama ini adalah ujung tombak menjaga agar Papua tetap aman dan damai,” tegasnya.
Keterlibatan aktif tokoh agama diharapkan dapat memperkuat upaya bersama antara TNI dan masyarakat sipil untuk memelihara kedamaian dan toleransi di wilayah Papua.
Pertemuan ini menjadi langkah awal Pangdam Amrin Ibrahim dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan elemen masyarakat, khususnya tokoh agama, sebagai upaya strategis dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Tanah Papua.
Kegiatan diakhiri secara simbolis dengan Deklarasi Damai bersama oleh seluruh tokoh lintas agama se-Jayapura. Deklarasi ini menjadi penegasan komitmen bersama untuk menjaga Papua agar tetap aman dan damai.
( Redaksi)









