Sikat Mafia Migas, Pemprov Papua Segera Bentuk Satgas Sapu Bersih Penyalahgunaan BBM

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Pemerintah Provinsi Papua mengambil langkah tegas untuk mengatasi karut-marut pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayahnya. Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah akan segera membentuk Satgas Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas guna memastikan distribusi BBM tepat sasaran dan bebas dari praktik ilegal.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua, Karsudi, menegaskan bahwa BBM merupakan komoditas strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak. Gangguan pada distribusinya dipastikan akan berdampak terhadap sektor ekonomi lainnya.

“Kondisi saat ini menunjukkan adanya indikasi kuat penyalahgunaan distribusi BBM. Hal ini terjadi karena kurangnya pengawasan dan pengendalian yang terpadu,” ujar Karsudi dalam keterangannya kepada media. Selasa ( 07/ 04/ 2026)

Selama ini, pengawasan BBM di Papua dinilai masih bersifat parsial atau dilakukan sendiri-sendiri oleh instansi tertentu. Selain itu, Satgas yang ada sebelumnya hanya mencakup wilayah Kota Jayapura saja.

Baca Juga :  Polda Papua Imbau Warga Jaga Kamtibmas Saat PSU

“Satgas yang baru ini akan kita perluas jangkauannya untuk seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Papua. Tujuannya jelas: efisiensi, efektivitas, dan ketertiban distribusi,” tambahnya.

Satgas Sapu Bersih ini akan memiliki struktur yang kuat untuk menjamin fungsi pengawasan berjalan maksimal melibatkan
Gubernur Papua. Dinas ESDM didukung penuh oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua beserta instansi terkait lainnya.

Karsudi memperingatkan bahwa setiap temuan yang mengarah pada tindak pidana akan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian. “Jika dalam pelaksanaan tugas Satgas ditemukan indikasi penyalahgunaan yang bersifat pidana, itu menjadi urusan Polda Papua untuk menyelesaikannya secara hukum,” tegasnya.

Pemerintah mencium adanya modus
operandi di mana BBM subsidi ditimbun dan dijual kembali sebagai BBM non-subsidi (industri). Hal ini tidak hanya merugikan masyarakat kecil, tetapi juga berdampak pada bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Universitas Negeri Jakarta Beri Beasiswa untuk ratusan anak Papua, Gandeng Billy Mambrasar Kembangkan Pendidikan Papua

“Target kami jelas: tidak ada lagi antrean panjang, tidak ada lagi penimbunan, dan tidak ada lagi penyalahgunaan. Jika distribusi tertib, kami optimistis ini juga akan meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor di wilayah Papua,” jelas Karsudi.

Terkait ketersediaan stok di tengah situasi geopolitik global, Karsudi meminta masyarakat tidak panik. Ia memastikan stok BBM di Papua dalam kondisi aman terkendali berdasarkan koordinasi dengan pihak Pertamina.

“Kami mohon dukungan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar. Intinya, stok aman, dan tugas kami sekarang adalah memastikan BBM tersebut sampai ke tangan yang berhak,” pungkasnya. ( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru