Sempat Hilang Kontak, Speed Boat Bermuatan Apel Rute Timika-Asmat Ditemukan Selamat

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika,realitapapua.com — Sebuah speed boat berkapasitas 85 PK yang mengangkut muatan buah apel dilaporkan sempat hilang kontak dalam perjalanan dari Timika menuju Asmat. Beruntung, setelah dilakukan pencarian, kapal beserta satu orang kru di dalamnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh kapal nelayan.

Peristiwa ini bermula ketika speed boat yang diawaki oleh Rally Farneubun (40) bertolak dari Timika pada Senin (1/6) dan dijadwalkan tiba di Asmat pada hari yang sama. Namun, hingga Jumat (5/6) pagi,
keberadaan kapal tak kunjung diketahui, hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Asmat.

Merespons laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto, langsung bergerak cepat.

Baca Juga :  Polda Papua Luncurkan Operasi Rasaka Cartenz 2026: Fokus Pendekatan Humanis Selama 297 Hari

“Kami langsung memberangkatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel rescuer SAR Asmat, TNI AL, dan Pol Airud menggunakan RIB 85 PK Basarnas untuk melakukan penyisiran di rute yang biasa dilalui korban,” ujar Wagianto.

Setelah melakukan penyisiran intensif, tim SAR gabungan mendapatkan titik terang sekitar pukul 16.00 WIT. Informasi dari lapangan menyebutkan bahwa speed boat beserta korban telah diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas.

Lokasi Penemuan: Perairan Timika, sekitar 23 Nautical Mile (Nml) dari Muara Poumako.
Kondisi Korban: Rally Farneubun (40) dinyatakan dalam kondisi sehat dan selamat.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Papua Jalin Sinergi Informasi Publik dengan Dinas Kominfo Merauke

Meski sudah ditemukan, proses evakuasi menuju daratan sempat mengalami hambatan. Sekitar pukul 17.30 WIT, tim SAR gabungan menerima laporan bahwa kapal nelayan yang membawa korban belum bisa mendekat ke Muara Poumako akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kapal nelayan tersebut memutuskan untuk bertahan di posisi aman terlebih dahulu.

Evakuasi lanjutan menuju Muara Poumako direncanakan bakal berlanjut keesokan pagi, sembari menunggu kondisi cuaca kembali membaik dan bersahabat. Tim SAR gabungan dari Timika kini bersiaga di posko untuk menyambut kedatangan korban.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru