Satgas Damai Cartenz Tangkap disertir Polres Yalimo Aske Mabel

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Setelah buron selama delapan bulan, disertir Polres Yalimo, Aske Mabel, akhirnya berhasil ditangkap oleh Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz di Kampung Dombomi, Distrik Abenaho, pada Rabu pagi (19/02/2025) sekitar pukul 06:30 WIT. Usai penangkapan, Aske Mabel langsung dievakuasi ke Jayapura dengan pengawalan ketat.

Penangkapan ini merupakan hasil dari kerja keras Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz yang telah bersiaga di lokasi tersebut selama sepekan terakhir. Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, menjelaskan bahwa laporan dari masyarakat menjadi kunci dalam penangkapan ini. “Berdasarkan laporan masyarakat, tim gabungan di bawah komando Satgas Damai Cartenz berhasil mengamankan Aske,”kata Kapolda.

Saat penangkapan, Aske Mabel sempat melakukan perlawanan. “Saat hendak ditangkap, Aske sedang memegang senjata api dan setelah diberikan peringatan, ia mencoba melawan. Sesuai dengan SOP, personel di lapangan lalu melumpuhkannya dengan tembakan di bagian kaki,”ungkap Kapolda Papua.

Baca Juga :  Menyentuh! Aksi Prajurit Yonif 136/TS Susuri Rumah Warga Puncak Jaya Demi Layanan Kesehatan

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan empat pucuk senjata jenis AK dan 117 butir amunisi yang dibawa kabur Aske Mabel dari Polres Yalimo. “Dua pucuk senjata api tersebut milik Polri yang dibawa kabur Aske pada 9 Juni 2024 silam, bersama dengan puluhan amunisi kaliber 5,56,”tambah Irjen Patrige.

Kapolda Papua menjelaskan bahwa Aske Mabel telah di-PTDH (Pemutusan Hubungan Dinas) dari dinas kepolisian sejak 27 Desember 2024.” Sudah kita hukum etik sebagai anggota Polri dan telah di-PTDH dari dinas kepolisian sejak 27 Desember 2024,”ungkap Kapolda.

Sebelumnya, pada 2 Februari 2025, Ops Damai Cartenz juga berhasil menangkap Nikson Matuan yang diketahui merupakan anak buah Aske Mabel. Nikson ditangkap bersama dengan dua pucuk senjata laras panjang jenis AK 1000.

” empat pucuk senjata api milik Polri yang sebelumnya dibawa kabur Aske Mabel semuanya sudah kita dapatkan kembali. Kami juga menemukan penambahan amunisi dari hasil penangkapan Nikson dan Aske ini. Saat ini, kami sedang mendalami dari mana mereka mendapat bantuan amunisi,” tegas Kapolda.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Papua Jalin Sinergi Informasi Publik dengan Dinas Kominfo Merauke

Aske Mabel dan Nikson Matuan saat ini sudah diamankan dan ditahan di Rutan Makobrimob Polda Papua guna menjalani proses selanjutnya. “Kami berharap dengan diamankannya Aske dan Nikson ini, gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Yalimo dan sekitarnya dapat berkurang. Kami juga berterima kasih kepada masyarakat dan para tokoh di Yalimo yang telah berperan aktif dalam penangkapan kelompok Aske Mabel,” pungkas Kapolda Papua, Irjen Patrige Renwarin.

Sebelumnya, Aske Mabel terlibat dalam perampasan empat pucuk senjata api laras panjang jenis AK di polres Yalimo pada Minggu (9/6/2024). Sejak membawa kabur senjata tersebut, Aske Mabel telah melakukan aksi yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia, dua orang terluka, serta gangguan tembakan di beberapa titik di Kabupaten Yalimo.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru