Jayapura,realitapapua.com – Puncak arus balik penumpang pasca lebaran di Pelabuhan Jayapura, Papua, terpantau terjadi pada Kamis (26/3/2026). Sebanyak 2.095 penumpang yang menggunakan kapal KM Sinabung milik PT Pelni tiba di dermaga sekitar pukul 13.30 WIT.
Kapal yang menempuh rute panjang mulai dari Surabaya, Makassar, hingga menyisir wilayah Papua ini membawa ribuan pemudik yang kembali untuk bersiap memulai rutinitas. Lonjakan ini dipicu oleh jadwal aktifnya kembali aktivitas perkantoran dan persekolahan pada Senin, 30 Maret 2026 mendatang.
Ketua Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Jayapura, Yabes, mengonfirmasi bahwa hari ini merupakan titik tertinggi arus kedatangan penumpang.
“Puncak arus balik di Pelabuhan Jayapura memang diprediksi jatuh pada ini 26 Maret 2026. Hal ini sejalan dengan berakhirnya masa libur, di mana pada Senin depan aktivitas masyarakat sudah kembali normal,” ujar Yabes saat ditemui di area pelabuhan.
KM Sinabung sendiri melayani rute pulang-pergi (PP) yang melintasi sejumlah kota besar seperti Surabaya – Makassar – Baubau Banggai – Bitung – Ternate – Bacan
Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura
Selain arus kedatangan yang padat, aktivitas keberangkatan dari Pelabuhan Jayapura juga menunjukkan angka yang signifikan. Berdasarkan data posko, kapal KM Labobar yang sedang bersandar tercatat akan membawa banyak penumpang keluar Jayapura.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah penumpang tercatat akan berangkat menggunakan KM Labobar mencapai 1.500 jiwa. Namun, angka ini diperkirakan akan terus bertambah hingga sesaat sebelum kapal bertolak meninggalkan pelabuhan.
Pihak otoritas pelabuhan terus melakukan pengawasan ketat guna memastikan kelancaran dan keamanan selama proses debarkasi (penumpang turun) maupun embarkasi (penumpang naik) di tengah momentum arus balik tahun ini. ( Redaksi)









