Puncak Jaya, realitapapua.com – Di balik kesunyian geografis wilayah pedalaman, kehangatan dan rasa persaudaraan justru tumbuh erat. Personel Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos KOTIS menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus membagikan pakaian layak pakai kepada warga Kampung Ukuneri, Distrik Yamo, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (12/06/2026).
Aksi humanis yang dipimpin langsung oleh Letda Inf Jonri ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga keamanan, melainkan juga sebagai bagian dari keluarga.
Memperkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para prajurit berinteraksi langsung, mendengar keluh kesah, dan bercengkerama dengan warga serta tokoh masyarakat setempat. Langkah ini diambil guna mempererat hubungan sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan.
“Kami hadir di sini bukan sebagai orang asing, melainkan sebagai saudara kandung masyarakat Papua. Melihat senyum dan kebahagiaan mereka adalah suntikan semangat terbesar bagi kami dalam menjalankan tugas negara,” ujar Danpos KOTIS, Letda Inf Jonri.
Kepedulian ini disambut haru oleh warga setempat. Mama Kelire, salah seorang warga Kampung Ukuneri, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya saat menerima bantuan pakaian tersebut.
“Bapak-bapak TNI sudah seperti keluarga sendiri bagi kami di sini. Mereka selalu ada untuk kami. Semoga Tuhan selalu menjaga dan melindung bapak-bapak semua dalam tugasnya,” ungkap Mama Kelire dengan mata berkaca-kaca.
Menanggapi kegiatan tersebut, Dansatgas Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa komitmen prajurit Tuah Sakti melampaui tugas pokok menjaga kedaulatan wilayah. Kehadiran mereka harus membawa dampak sosial yang positif dan solutif bagi kesulitan warga.
“Prajurit Tuah Sakti tidak hanya berdiri sebagai benteng pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai sahabat, pelindung, dan keluarga bagi masyarakat Papua,” tegas Letkol Inf Yudi Satria.
Ia juga menambahkan bahwa hubungan emosional yang kuat antara prajurit dan warga adalah kunci utama kondusifnya suatu wilayah.
“Dalam setiap suka maupun duka, kami akan selalu hadir membantu dan tumbuh bersama rakyat. Karena sejatinya, kekuatan utama TNI berasal dari kecintaan dan kepercayaan yang diberikan oleh rakyat,” pungkas Dansatgas.
Di balik sunyinya Kampung Ukuneri, para prajurit Yonif 136/Tuah Sakti terus konsisten menanam harapan dan merawat jalinan persaudaraan. Sebuah potret pengabdian tanpa batas, membuktikan bahwa bersama rakyat, TNI kuat. ( Redaksi)









