Polda Papua Gelontorkan 165 Ton Beras SPHP, Peringatkan Penjual Nakal di Atas HET

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama Perum Bulog Kanwil Papua hari ini (6/11) mendistribusikan sebanyak 165 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke tiga wilayah hukum. Langkah ini diambil untuk mengendalikan harga dan memutus kendala distribusi, sekaligus menjadi uji coba untuk menekan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Rincian Distribusi Awal Papua Induk: 95 ton
Papua Selatan: 40 ton Papua Pegunungan 30 ton

Ancaman Tindak Tegas Penjual di Atas HET
Direktur Reskrimsus Polda Papua, Kombes Pol I Gusti Gede Era Adhinata, menegaskan bahwa HET untuk beras SPHP adalah Rp67.500 per 5 kg, atau Rp13.500 per kilogram.

Baca Juga :  Pesawat Kargo Smart Air Tergelincir di Bandara Tiom Lanny Jaya, Tidak Ada Korban Jiwa

“Apabila masyarakat mengetahui penjualan di atas HET, bisa segera melaporkan ke Polres setempat, terutama kepada Kasat Reskrim,” tegas Kombes I Gusti Gede.

Bahkan, beberapa Polres dilaporkan menjual beras SPHP di bawah HET, berkisar antara Rp60.000 hingga Rp65.000 per 5 kg, disesuaikan dengan ongkos angkut wilayah.
Kombes Era Adhinata mengakui tantangan distribusi di daerah dengan biaya transportasi tinggi, seperti Kabupaten Pegunungan Bintang dan Oksibil, yang akan menjadi prioritas penyelesaian ke depan.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, mengapresiasi dukungan Polda Papua. Ia menyebut penyaluran ini bagian penting dalam pengendalian harga.
Secara kumulatif, Polda Papua telah menyalurkan sekitar 800 ton beras sejak Juli hingga November.

Baca Juga :  Kejurda Kapolda Cup Voli U-19 2026 Resmi Ditutup, Yahukimo dan Kota Jayapura Raih Gelar Juara

Sementara itu, total penyaluran Bulog Kanwil (Seluruh Papua) telah mencapai sekitar 12.000 ton.Stok di gudang Bulog untuk 6 provinsi saat ini kurang lebih 22.000 ton, dengan 11.000 ton lainnya sedang dalam perjalanan.

Rencananya, distribusi gelombang kedua akan dilakukan menjelang Hari Raya Natal. Satgas Pangan berkomitmen untuk terus memastikan mitra Polres menjual sesuai HET dan akan menindak tegas segala bentuk penumpukan atau penjualan yang melanggar ketentuan.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru