Keerom, realitapapua.com – Semangat ketahanan pangan dan pemberdayaan generasi muda kembali digaungkan di Kabupaten Keerom, saat Polda Papua bersama Kelompok Pemuda Arso 11 melaksanakan penanaman perdana dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG ) pada Selasa, 6 Mei 2025 Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat bisa berdampak besar bagi kesejahteraan wilayah.
Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian seluas dua hektari di Kampung Arso 11 dengan penanaman berbagai komoditas bernilai gizi tinggi dan berpotensi meningkatkan ekonomi lokal seperti sawi putih, tomat, dan cabai.
Kompol Laurens Tukan, Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Papua, yang hadir mewakili Direktur Intelkam mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif pemuda Arso 11.
“Kegiatan yang dilakukan pemuda Arso 11 ini luar biasa dan patut dicontoh. Ini bukan hanya tentang pertanian, tetapi juga tentang membangun ekonomi yang lebih kuat bagi masyarakat Papua,” ujar Kompol Laurens
Lebih dari sekadar penanaman, proyek ini juga membuka peluang bagi perkembangan pertanian berkelanjutan di Keerom.
“Lahan ini sangat subur, dan jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sumber penghasilan bagi warga sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Ke depan, kami berharap ada pengembangan skala lebih besar untuk memperkuat ekonomi lokal,” tambah Kompol Laurens
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pendekatan kesejahteraan dapat berjalan seiring dengan stabilitas keamanan. Polda Papua menyampaikan bahwa inisiatif ini turut membawa dampak positif terhadap ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami berterima kasih karena pemuda Arso 11 tidak hanya berkontribusi dalam pertanian, tetapi juga dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah ini. Dengan semakin banyaknya program berbasis kesejahteraan, Papua bisa semakin maju,”tegas Kompol Lauren.
Dalam penutupannya, Kompol Laurens memberikan dorongan motivasi kepada para pemuda yang terlibat dalam proyek ini.
“Jangan pernah putus asa. Perjalanan ini memang penuh tantangan, tapi kalian sendirilah yang nantinya akan merasakan manfaat besar dari kerja keras ini,”pesannya.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara masyarakat serta aparat kepolisian diharapkan program seperti ini menjadi model bagi wilayah lain di Papua dan Indonesia, menuju masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera
( Redaksi)









