Perkuat Ketahanan Pangan di Perbatasan, Koperasi Bina Ekonomi Bersama Targetkan 5.000 Hektar Lahan Jagung di Skouw

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura ,realitapapua.com – Program ketahanan pangan nasional kini tengah digenjot hingga ke wilayah tapal batas Indonesia. Di Distrik Muara Tami, tepatnya di kawasan Skouw, kolaborasi antara koperasi lokal dan kepolisian sektor setempat mulai membuahkan hasil nyata. Melalui komoditas jagung, masyarakat diarahkan untuk meningkatkan taraf ekonomi sekaligus menjaga stabilitas keamanan.

Ketua Koperasi Bina Ekonomi Bersama, Hans Luthernali, mengungkapkan ambisinya untuk menjadikan Muara Tami sebagai lumbung pangan.

Saat ini, pihaknya tengah fokus membuka lahan yang tersebar di empat kampung utama, yakni Skouw Sae, Skouw Mabo, Skouw Yambe, dan Mosso.

“Lahan yang sudah dibuka sekarang ada 7 hektar dari target 5.000 hektar yang kami canangkan bersama kelompok koperasi. Khusus di lokasi ini, sudah ada 4 hektar lahan yang bersih dan siap,” ujar Hans saat ditemui di lokasi lahan, Sabtu (14/02).

Hans menjelaskan bahwa program ini tidak hanya soal menanam, tetapi membangun ekosistem ekonomi. Nantinya, hasil jagung akan diolah menjadi pakan ayam dan ikan untuk memenuhi kebutuhan lokal.

Baca Juga :  Harumkan Nama Bangsa, Dua Polisi Atlet Papua Peraih Medali SEA Games 2025 Disambut Hangat Kapolda

“Target kami ke depan, masyarakat tidak perlu pusing lagi soal pangan. Kami siapkan semuanya agar kebutuhan ekonomi keluarga di Distrik Muara Tami tercukupi,” tambahnya.

Mengenai mekanisme kerja, Koperasi Bina Ekonomi Bersama yang memiliki 42 anggota ini menerapkan sistem pemberdayaan pemilik hak ulayat. Koperasi memfasilitasi pembukaan lahan, bibit, hingga pupuk. Setelah tanam, pengelolaan dikembalikan kepada pemilik lahan hingga masa panen, lalu hasilnya dibeli kembali oleh koperasi dengan harga kompetitif.

“Kalau jagung, kita ikuti harga nasional di kisaran Rp4.500 per kilo, namun untuk harga lokal bisa mencapai Rp7.000 hingga Rp8.000,” jelas Hans.

Upaya swasembada pangan ini mendapat dukungan penuh dari Polsek Muara Tami. Kapolsek Muara Tami, AKP Zakaruddin, menyatakan bahwa program ini berdampak signifikan terhadap situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Menurut Zakaruddin, kesibukan masyarakat dalam mengelola pertanian secara otomatis menekan angka kriminalitas dan kegiatan negatif lainnya.

Baca Juga :  Antisipasi Kenaikan Harga, Satgas Pangan Papua Pastikan Stok Minyakita Aman di Jayapura

“Dengan adanya program ini, kegiatan masyarakat yang tadinya mungkin negatif, kini tersalurkan ke hal positif. Ini sangat membantu kami dari sisi keamanan karena masyarakat fokus pada peningkatan ekonomi mereka,” ungkap AKP Zakaruddin.

Pendampingan Bhabinkamtibmas
Guna memastikan program berjalan lancar, Polsek Muara Tami telah menerjunkan personel pendamping di setiap titik produktif.

Setiap Bhabinkamtibmas di wilayah Skouw diinstruksikan melakukan pendampingan langsung kepada para petani.

“Kami tetap melakukan pembinaan untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan sekaligus menjaga kondusifitas Kamtibmas di daerah Skouw ini,” tutup Kapolsek.

Dengan sinergi antara pemberdayaan ekonomi melalui koperasi dan pengawalan keamanan dari kepolisian, kawasan perbatasan Skouw diharapkan mampu menjadi percontohan kemandirian pangan di Papua. ( Redaksi)

Berita Terkait

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:34 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Berita Terbaru