Sarmi,realitapapua.com – Upaya pencarian terhadap Seldjun Okta, warga Kampung Gwinjaya SP 4 yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Tarontha (Muara Kali Dormas), Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, terus berlanjut. Hingga memasuki hari keenam pencarian pada Selasa (06/01/2026), keberadaan korban masih belum ditemukan.
Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., melalui Kasat Polair AKP Gustam, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah berupaya maksimal melakukan penyisiran baik di perairan maupun di sepanjang pesisir pantai.
Pencarian dimulai pukul 08.00 WIT dengan fokus pada koordinat yang telah ditetapkan dalam Mapsar, meliputi area sekitar Pulau Kacebo, Pulau Mengge, hingga Pulau Tiga.
Selain menggunakan perahu karet untuk menyisir perairan, tim darat juga mengerahkan unit Drone untuk memantau area sejauh 2–4 km dari titik kejadian.
Meski pencarian telah dilakukan hingga sore hari, tim di lapangan menghadapi sejumlah kendala teknis dan alam yang cukup berat.
“Kendala utama kami di lapangan adalah kondisi air yang kabur (keruh), arus bawah laut yang sangat kencang, serta faktor cuaca berupa angin dan gelombang tinggi. Selain itu, keterbatasan peralatan penyelaman juga menjadi tantangan tersendiri,” ujar AKP Gustam.
Sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) SAR, aktivitas pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT karena kondisi cahaya yang tidak memungkinkan.
“Meskipun pencarian di laut dihentikan sementara, tim tetap bersiaga dan melakukan pemantauan di sepanjang pesisir pantai. Operasi akan dilanjutkan kembali secara masif pada Rabu pagi,” pungkasnya.
Peristiwa nahas yang menimpa Seldjun Okta ini diketahui terjadi pada Kamis, 01 Januari 2026 lalu. Hingga saat ini, pihak keluarga masih terus mendampingi tim gabungan di lokasi dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
( Redaksi)









