Penambang Tradisional Tertimbun Longsor di Jayapura Selatan, Tim SAR Gabungan Kerahkan Personel ke Lokasi

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Tim SAR Gabungan saat ini tengah berupaya keras melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tertimbun tanah longsor di kawasan Batu Putih, Gajah Putih, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.

Peristiwa nahas tersebut menimpa seorang pemuda bernama Rafles Fonataba/Waromi (22) pada Minggu (15/2/2026) siang.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura, korban diketahui sedang melakukan aktivitas penambangan tradisional di lokasi kejadian. Sekitar pukul 14.30 WIT, tebing di area tersebut tiba-tiba longsor.

“Korban saat itu sedang menambang, lalu terjadi longsoran tanah yang mendadak. Korban tidak sempat menyelamatkan diri dan akhirnya tertimbun material tanah,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura, Anton Sucipto.

Baca Juga :  Bantah Isu Miring, Kalapas Abepura Pastikan Layanan Sesuai SOP dan Bebas Pungli

Pihak keluarga dan masyarakat setempat sempat melakukan pencarian mandiri pasca-kejadian, namun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan.

Hal ini kemudian dilaporkan ke Basarnas Jayapura oleh saksi bernama Tambirana Woru untuk mendapatkan bantuan evakuasi.

Merespons laporan tersebut, Basarnas Jayapura langsung mengerahkan 11 personel Rescuer menuju lokasi kejadian. Tim dibekali dengan berbagai peralatan khusus guna mempercepat proses pencarian di medan longsor.

Baca Juga :  Fenomena Batu Apung di Perairan Sarmi dan Biak, BMKG: Diduga Akibat Aktivitas Gunung Merapi di PNG

Peralatan yang dikerahkan: Truk Personel, mobil D-Max, peralatan extrikasi, alat komunikasi (Palkom), serta peralatan pendukung SAR lainnya.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WIT dan langsung melakukan assessment (penilaian medan) serta memulai operasi SAR.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung di tengah kondisi lapangan. Upaya ini merupakan kerja sama dari berbagai unsur terkait.

“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polresta Jayapura, BPBD, serta dibantu pihak keluarga dan masyarakat saat ini masih terus berupaya mencari keberadaan korban,” pungkas Anton.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru