Peletakan Batu Pertama Dapur Sehat di Jayapura: Program Makan Gratis Targetkan 3.000 Penerima Manfaat

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura , realitapapua.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional makan gratis dengan memulai pembangunan dapur sehat. Acara peletakan batu pertama yang digelar di Jayapura
12 Agustus 2025.

pembangunan dapur sehat ini
bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil, sekaligus menjadi langkah strategis untuk menekan angka stunting di kota tersebut.

Asisten II Sekda Kota Jayapura, Ir. Widya Hartanti, menyampaikan bahwa program ini adalah wujud tanggung jawab moral terhadap generasi penerus bangsa.

“Program ini bukan hanya tempat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Ini sejalan dengan visi Pemkot Jayapura untuk mewujudkan kota yang sejahtera dan menciptakan generasi emas melalui peningkatan gizi,” ujar Widya.

Baca Juga :  Ciptakan Rasa Aman Usai Pencoblosan Polres Jayawijaya Polda Papua Gelar Patroli

Senada dengan Widya, Yerry Stenly Hamadi selaku tokoh adat dan pemilik lahan, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa masyarakat adat sangat antusias karena program ini juga membuka lapangan kerja bagi warga lokal.

“Kami sangat mendukung. Luas lahan yang kami siapkan 20×15 meter ini akan menjadi dapur yang mampu memproduksi 3.000 porsi makanan per hari, khusus untuk warga kota,” jelas Yerry.

N. Fitra, Wakil Kepala Regional Badan Gizi Nasional Provinsi Papua, menambahkan bahwa nantinya dapur sehat ini akan melayani sekitar 3.000 penerima manfaat secara bertahap, termasuk anak-anak dari tingkat PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui.

Baca Juga :  Penumpang Batik Air Meninggal Dunia Diduga Akibat Hipertensi Dalam Penerbangan Jakarta-Jayapura

“Kami akan memprioritaskan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja karena proses produksi dimulai pada dini hari. Ini demi keamanan dan pemberdayaan masyarakat sekitar,” kata Fitra.

Meskipun pembangunan ditargetkan selesai pada Desember mendatang, Fitra menegaskan bahwa operasional dapur akan bergantung pada proses verifikasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

Dapur sehat ini nantinya akan melayani sekolah-sekolah dalam radius 3 hingga 5 kilometer dari lokasi. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru