Sarmi,realitapapua.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Seldjun Oktaria, siswa kelas XI SMK Negeri 5 Sarmi yang hilang terseret arus di Pantai Tarontha, Distrik Bonggo, berakhir pada Rabu (7/1/2026).
Memasuki hari ketujuh, tim gabungan telah dikerahkan secara maksimal sejak kejadian pada 1 Januari 2026 lalu, namun keberadaan korban hingga saat ini masih belum ditemukan.
Keputusan penghentian operasi ini diambil sesuai dengan prosedur tetap (SOP) pencarian yang membatasi masa operasi selama tujuh hari.
Komandan Pos SAR Sarmi, Yohanes Muay, mengatakan Selama sepekan berturut-turut, Tim SAR Gabungan telah menyisir area perairan maupun daratan di sekitar lokasi kejadian, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Kami telah berupaya maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Namun, hingga hari ketujuh hasilnya masih nihil,” ujar Komandan Pos SAR Sarmi, Yohanes Muay,
Meski operasi resmi dari Basarnas berakhir Kapolsek Bonggo, Iptu Yustus Maudul, menyebut. Atas permintaan pihak keluarga, korban personel kepolisian akan tetap mendampingi masyarakat untuk melakukan pencarian mandiri.
“Atas permintaan keluarga, kami tetap melanjutkan pencarian bersama warga setempat meski masa operasi resmi telah berakhir. Kami akan tetap menyisir lokasi dengan memprioritaskan faktor keselamatan di lapangan,” tegas Iptu Yustus.
Sebagai bentuk ikhtiar batin, tim gabungan bersama tokoh agama setempat berencana menggelar doa bersama di lokasi kejadian (Pantai Tarontha) sebelum melanjutkan penyisiran mandiri pada Kamis besok
( Redaksi)









