Olah TKP Penembakan Pesawat Smart Air, Satgas Damai Cartenz Temukan 13 Lubang Peluru.

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boven Digoel,realitapapua.com – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas insiden berdarah penembakan pesawat Smart Air PK-SNR. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat pesawat mendarat pukul 10.30 WIT. Usai menurunkan penumpang dan hendak bersiap terbang menuju Dekai, Kabupaten Yahukimo, situasi mendadak mencekam. Saat mesin mulai dinyalakan (start engine), sekitar 20 orang bersenjata api muncul dari arah penginapan bandara.

Para pelaku melepaskan tembakan dari jarak 200 meter, memicu kepanikan luar biasa. Meski sempat berusaha menyelamatkan diri ke pemukiman warga, kedua awak pesawat tersebut dikejar, ditangkap, dan dibawa kembali ke landasan sebelum akhirnya dieksekusi oleh para pelaku.

Dalam proses rekonstruksi dan olah TKP yang berlangsung sejak pukul 09.10 WIT, tim Reskrim Umum Polda Papua dan Reskrim Polres Boven Digoel mengidentifikasi 23 titik penting, di antaranya 13 lubang bekas tembakan pada badan pesawat Pecahan kaca jendela pesawat Temuan 2 selongsong peluru dan 1 butir amunisi aktif di landasan.

Baca Juga :  KASAD Resmikan Air Bersih ke-400 di Papua Tengah

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa prosedur ini dilakukan secara profesional untuk memperjelas konstruksi perkara.

“Olah TKP ini sangat penting untuk memastikan setiap bukti, jejak, dan fakta di lapangan terdokumentasi dengan akurat guna mendukung proses penyidikan secara komprehensif,” ujar Brigjen Faizal.

Hingga saat ini, para saksi mengaku tidak mengenali wajah para pelaku dan menduga mereka bukan warga setempat. Untuk pendalaman lebih lanjut, para saksi akan segera dievakuasi ke Polres Boven Digoel di Tanah Merah.

Baca Juga :  Bantu Ringankan Beban Warga, Polisi di Yalimo Bagikan Sembako

Sementara itu, dampak dari aksi kekerasan ini mengakibatkan gelombang pengungsian. Sebanyak 33 warga mengungsi ke Kepi, dan enam lainnya ke Distrik Senggo, Kabupaten Mappi. Mengingat lokasi yang terisolasi, akses menuju Bandara Koroway Batu sejauh ini hanya bisa dijangkau melalui jalur udara dan sungai menggunakan perahu katinting.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk pemeriksaan laboratorium forensik.

Pihak Satgas menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok manapun yang mengganggu keamanan warga sipil maupun transportasi di Papua. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara terukur dan tegas sesuai undang-undang yang berlaku.

( Redaksi)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026
Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya
Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus
Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah
Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo
Antisipasi Unjuk Rasa 3 Agustus, Polresta Jayapura Kota Razia Sajam dan Miras di Heram
Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Berawal dari Curhatan Polos, Satgas Yonif 136/TS Salurkan Bantuan Donatur untuk Adik Liston di Puncak Jaya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Polda Papua Imbau Warga Bijak Medsos dan Tak Terprovokasi Jelang Aksi 3 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Tutup Diklat SPPI 2026, 347 Sarjana Siap Bangkitkan Ekonomi Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:14 WIB

Koops Habema Berhasil Temukan dan Evakuasi Korban Ketiga Pembunuhan OPM di Yahukimo

Berita Terbaru