Konflik Antar Kelompok Warga di Jayawijaya 3 SSK Brimob Diterjunkan Untuk Sekat Massa

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapuacom – Aparat keamanan bersama Pemerintah Daerah terus bergerak cepat menyusun langkah strategis guna menghentikan konflik antar kelompok warga Prioritas utama saat ini adalah menghentikan pertikaian, mencegah jatuhnya korban tambahan, serta memulihkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan mulai terkendali. Hal ini terjadi setelah aparat melakukan tindakan tegas terukur untuk memisahkan kedua massa yang bertikai.

Untuk memperkuat pengamanan, Polda Papua telah menurunkan satuan Brimob guna mem-back up Polres Jayawijaya, dengan dukungan personel tambahan dari Polres Lanny Jaya.

Atas perintah langsung Kapolda Papua, sebanyak 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob disiagakan di titik-titik rawan.

Baca Juga :  Kapolda Papua: Soal Kasus Suket Kita Tunggu Rekomendasi Bawaslu

“Petugas berhasil berada di tengah-tengah kelompok yang bertikai dan memukul mundur massa guna memecah konsentrasi kerumunan,” ujar kombes Cahyo sukarnito

Berdasarkan keterangan kepolisian, konflik ini merupakan eskalasi dari permasalahan lama yang belum tuntas sepenuhnya. Meski sempat dilakukan mediasi di Polres Jayawijaya terkait perkara kecelakaan lalu lintas, namun amarah warga kembali tersulut pasca-pertemuan tersebut.

Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mengutamakan dialog.

“Kami mengimbau kepada kedua kelompok yang berkonflik untuk segera menghentikan pertikaian. Mari duduk bersama mencari solusi terbaik. Konflik ini sangat merugikan, baik dari sisi ekonomi maupun keamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Cahyo.

Baca Juga :  Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama

Terkait dampak bentrokan, Kabid Humas menjelaskan bahwa pendataan korban masih dilakukan dengan sangat hati-hati. Meski telah terkonfirmasi adanya korban jiwa, jumlah pasti masih dalam proses verifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan simpang siur informasi.

Di sisi lain, tugas melerai massa yang beringas bukan tanpa risiko. Beberapa personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka saat berupaya meredam amuk massa di garis depan.

“Kami harus melakukan pendataan secara akurat sambil tetap memastikan keselamatan personel di titik konflik. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan melalui rilis resmi dan dokumentasi video segera setelah situasi sepenuhnya kondusif,” tutup Cahyo.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru