Jayapura, realitapapua.com – Kiprah pengusaha muda di wilayah timur Indonesia kembali mendapat pengakuan di panggung nasional. Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Tengah, Yoti Gire, S.Sos., sukses menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Public Service Excellence Award 2026 yang digelar di Bali, Jumat (17/7/2026).
Yoti Gire dianugerahi penghargaan sebagai “Inspirational Leader in Youth Entrepreneurship & Inclusive Business Empowerment” (Pemimpin Inspiratif dalam Kewirausahaan Pemuda dan Pemberdayaan Bisnis Inklusif) oleh Seven Media Asia.
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kepemimpinan progresifnya dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif di Papua Tengah, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP).
Di bawah komando Yoti Gire, HIPMI Papua Tengah berhasil bertransformasi dari sekadar organisasi profesi menjadi ruang pembinaan dan inkubator bisnis yang nyata bagi generator ekonomi muda.
Beberapa terobosan yang dinilai sukses membawa perubahan di antaranya Melalui serangkaian pelatihan intensif bagi pengusaha lokal Mendorong UMKM dan pengusaha muda Papua melek teknologi untuk memperluas pasar.
Menjembatani pelaku usaha dengan lembaga keuangan Pengembangan Bisnis Inklusif Menciptakan model bisnis yang berpihak dan berdampak langsung pada ekonomi akar rumput.
“Penghargaan ini bukan pencapaian pribadi, melainkan milik seluruh pengusaha muda di Tanah Papua, khususnya Papua Tengah, yang setiap hari berjuang membangun usaha di tengah berbagai keterbatasan,” ujar Yoti Gire dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Yoti menegaskan bahwa penghargaan skala nasional ini harus menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Papua untuk terus berinovasi.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah daerah demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Menurutnya, masa depan pembangunan Papua tidak boleh hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam semata.
“Pembangunan Papua harus bertumpu pada lahirnya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat. Ini adalah kunci agar kita bisa berdaya saing,” tambahnya.
Prestasi yang diraih Yoti Gire menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan halangan bagi pemuda Papua untuk sejajar di level nasional. Lewat keberaniannya membuka jalan bagi sesama,
ia mengirimkan pesan kuat bahwa mimpi besar dapat diwujudkan melalui kerja keras dan kolaborasi.
“Penghargaan nasional ini diharapkan menjadi motivasi bagi semakin banyak generasi muda Papua untuk berani terjun ke dunia usaha, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi motor penggerak ekonomi yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. (Redaksi)









