Kejadian di Polimak Ulah Oknum, Kapolresta : Warga Jangan terprovokasi Dan Mudah Terpengaruh

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Kejadian video viral beberapa masyarakat yang saling lempar di seputaran Polimak Genjer Distrik Jayapura Selatan pagi ini (Selasa, 29/10) kini sudah ditangani pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Jayapura Kota Polda Papua .

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon,saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (29/10) siang.

Kapolresta menegaskan, jangan tambah dibuat rusuh, peristiwa tersebut sudah dalam penanganan pihak Kepolisian, masyarakat dihimbau untuk tidak memperkeruh suasana dengan membawa nama suku atau kelompok tertentu, kejadian itu murni adalah ulah oknum-oknum yang berawal dari orang mabuk, minta rokok dan uang kemudian terjadi penganiayaan.

Baca Juga :  Pengadilan Agama Jayapura Sita Belasan Aset Warisan Ratusan Miliar Rupiah

“Saya tegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kota Jayapura untuk tidak memperkeruh situasi, apalagi sampai membawa-bawa nama suku atau kelompok tertentu, itu ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan kini sudah dalam penanganan pihak Kepolisian,” tegas KBP Victor Mackbon.

Lebih lanjut kata Kapolresta, menurut laporan awal anggota yang turun ke lapangan, sudah ada 3 orang yang diamankan dan masih ada beberapa orang lainnya lagi yang masih dalam pencarian. “Sementara untuk korban, ada dua orang yang kini dalam penanganan pihak medis di Rumah Sakit yang merupakan penyebab awal mula kejadian saling serang tersebut yang kini juga dibawah pengawasan pihak keamanan,” tambahnya.

Baca Juga :  Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Kapolda Papua Resmikan Lapak Mama-Mama Papua di Merauke

Kapolresta menghimbau, seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang belum jelas sumbernya atau semakin memperkeruh situasi, percayakan sepenuhnya penanganan kasus ini pada pihak Kepolisian.

“Kita harus terus bersama dan bersinergi dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas di Kota Jayapura, terutama menjelang pilkada 2024 yang sudah didepan mata, jaga lingkungan sekitar, hindari perpecahan didalam perbedaan, junjung tinggi rasa saling menghargai satu sama lain agar Pesta Demokrasi di Kota kita tercinta dapat berjalan aman, lancar dan bermartabat,” pungkas Kapolresta KBP Victor Mackbon.( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru