Jayapura, realitapapua.com – Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu-isu provokatif terkait rencana unjuk rasa menyikapi pernyataan Wali Kota Jayapura. Imbauan ini disampaikan Fredrickus di Jayapura pada Kamis (19/6) sore.
Menurut Kapolresta, klarifikasi yang telah disampaikan oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Jayapura tetap kondusif.
“Statemen atau klarifikasi Bapak Wali Kota sudah disampaikan, kita berharap itu bisa menjadi rujukan untuk kita semua bersama menjaga Kamtibmas di Kota Jayapura,” ujarnya.
Meskipun demikian, Polresta Jayapura Kota tetap mengantisipasi kemungkinan yang tidak terduga dengan menyiagakan 300 personel. Selain itu, bantuan dari Polda Papua, termasuk Direktorat Samapta dan Brimob, serta TNI juga akan dilibatkan sebagai backup.
Fredrickus menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada surat permohonan izin keramaian yang masuk ke Polresta Jayapura Kota. Pihak kepolisian menghimbau seluruh masyarakat, terutama para tokoh intelektual, untuk menyampaikan kepada warganya bahwa permasalahan ini sudah diklarifikasi langsung oleh Wali Kota Jayapura.
Masyarakat diminta untuk beraktivitas normal seperti biasa dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar. Kapolresta juga menegaskan bahwa jika ada kegiatan unjuk rasa, massa aksi tidak diperkenankan melakukan long march.
“Semuanya di tempat masing-masing, saran kami perhitungkan kembali karena agenda Bapak Wali Kota yang kini berjalan ialah turun kampung,” tutup AKBP Fredrickus.( Redaksi)









