Paniai,realitapapua.com – Sebagai wujud komitmen dalam menjaga dan mengembangkan budaya asli Papua, Dinas Pariwisata Kabupaten Paniai menggelar kegiatan peningkatan tata kelola lembaga kesenian tradisional. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Paniai pada Rabu (21/05/2025) ini dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Ekonomi Kabupaten Paniai, Soleman Boma.
Dalam sambutannya, Soleman Boma menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai periode 2025-2030, yang menitikberatkan pada pengembangan potensi generasi muda melalui seni dan budaya tradisional
“Kegiatan ini penting untuk memperkuat lembaga kesenian dan sanggar-sanggar seni yang ada di Kabupaten Paniai. Selain itu, juga menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya yang telah diwariskan turun-temurun oleh suku Mee, Moni, Wolani, dan Auye,” jelasnya.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan seni tradisional, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda. Pemerintah daerah berharap melalui lembaga kesenian dan sanggar-sanggar seni, anak-anak muda dapat lebih mengenali dan mengembangkan kekayaan budaya yang dimiliki.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Paniai, Jhon Misel Tebai, menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan terus mendorong peningkatan jumlah sanggar seni yang tersebar di Kabupaten Paniai, guna memberikan lebih banyak ruang bagi masyarakat dalam berekspresi dan menjaga kebudayaan lokal.
“Kami ingin agar potensi seni dan budaya tradisional semakin berkembang, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki akses lebih luas untuk belajar, berlatih, dan mempertahankan nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga seni dan budaya tradisional, yang merupakan identitas kuat bagi tanah Papua ( Redaksi)









