Kabupaten Paniai Gelar Peningkatan Tata Kelola Lembaga Kesenian Tradisional, Dorong Pelestarian Budaya

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paniai,realitapapua.com – Sebagai wujud komitmen dalam menjaga dan mengembangkan budaya asli Papua, Dinas Pariwisata Kabupaten Paniai menggelar kegiatan peningkatan tata kelola lembaga kesenian tradisional. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Paniai pada Rabu (21/05/2025) ini dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Ekonomi Kabupaten Paniai, Soleman Boma.

Dalam sambutannya, Soleman Boma menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Paniai periode 2025-2030, yang menitikberatkan pada pengembangan potensi generasi muda melalui seni dan budaya tradisional

“Kegiatan ini penting untuk memperkuat lembaga kesenian dan sanggar-sanggar seni yang ada di Kabupaten Paniai. Selain itu, juga menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya yang telah diwariskan turun-temurun oleh suku Mee, Moni, Wolani, dan Auye,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Ambles 50 Meter di Keerom, Jalur Logistik Wamena Terputus

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan seni tradisional, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda. Pemerintah daerah berharap melalui lembaga kesenian dan sanggar-sanggar seni, anak-anak muda dapat lebih mengenali dan mengembangkan kekayaan budaya yang dimiliki.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Paniai, Jhon Misel Tebai, menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan terus mendorong peningkatan jumlah sanggar seni yang tersebar di Kabupaten Paniai, guna memberikan lebih banyak ruang bagi masyarakat dalam berekspresi dan menjaga kebudayaan lokal.

Baca Juga :  Gempur Barang Ilegal, Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Miras Senilai Ratusan Juta

“Kami ingin agar potensi seni dan budaya tradisional semakin berkembang, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki akses lebih luas untuk belajar, berlatih, dan mempertahankan nilai-nilai budaya,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga seni dan budaya tradisional, yang merupakan identitas kuat bagi tanah Papua ( Redaksi)

Berita Terkait

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:34 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Berita Terbaru