Jayapura,realitapapua.com – Menjelang pelantikan Gubernur Papua Komjen Pol. Matius D Fakhiri dan Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen oleh Presiden Prabowo di Istana Presiden pada Rabu (8/10)
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Jayapura Mahfud mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya mahasiswa, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Papua.
Mahfud menegaskan bahwa momentum pelantikan gubernur merupakan bagian penting dari proses demokrasi yang harus dihormati oleh semua pihak.
Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk menciptakan gangguan keamanan maupun tindakan provokatif yang merugikan masyarakat luas.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama mahasiswa dan pemuda, untuk menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif. Pelantikan gubernur adalah pesta demokrasi, bukan ajang untuk saling menjatuhkan,” tegas Mahfud di Jayapura, Selasa (7/10).
Lebih lanjut, Mahfud menyoroti peran penting mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) dalam menciptakan suasana positif. Ia berharap organisasi kemahasiswaan dapat menjadi teladan dalam menebarkan pesan persatuan, toleransi, dan kedewasaan berpolitik.
“PMII Kota Jayapura mendukung langkah aparat keamanan dalam menjaga situasi Papua agar tetap stabil. Kami percaya keamanan adalah tanggungjawab kita bersama,” tambahnya.
Mahfud juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan konflik horizontal.
Ia menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar menjelang momen penting pelantikan kepala daerah.
Diharapkan pelantikan Gubernur Papua ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Tanah Papua yang damai dan sejahtera. (Redaksi)









