Jelang Mudik Lebaran 2026, Pelni Jayapura Siagakan 5 Kapal Penumpang dan Diskon Tiket 30%

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jayapura memastikan kesiapan armada guna melayani arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Sebanyak lima kapal penumpang dan tiga kapal perintis disiagakan khusus untuk melayani masyarakat di Pelabuhan Jayapura.

Kepala Cabang Pelni Jayapura, Nurul Azhar, mengungkapkan bahwa masa angkutan Lebaran tahun ini ditetapkan mulai 6 Maret hingga 6 April 2026. Secara nasional, Pelni mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis, di mana sebagian besarnya akan singgah di pelabuhan paling timur Indonesia ini.

Menjelang puncak arus mudik, Nurul menyebutkan ada tiga kapal utama yang dijadwalkan merapat di Jayapura untuk mengangkut ribuan pemudik: KM Sinabung: 11 Maret 2026 KM Gunung Dempo: 13 Maret 2026 KM Ciremai: 16 Maret 2026

Baca Juga :  Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Pengobatan Keliling di Kampung Pageleme Puncak Jaya

“Tiga kapal tersebut diprediksi membawa pergerakan penumpang sekitar 4.000 hingga 5.000 orang. Untuk total periode Lebaran, kami mengestimasi ada 10 ribu hingga 12 ribu penumpang yang akan keluar dan masuk melalui Jayapura,” ujar Nurul di Jayapura, Senin (9/3).

Pelni juga memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen dari tarif dasar. Promo ini berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.

“Kami harap kebijakan diskon ini menjadi stimulus ekonomi sehingga masyarakat bisa mudik dengan biaya yang lebih terjangkau,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua LMA Port Numbay Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih dan Jaga Keamanan PSU Papua

Terkait aspek keamanan, Nurul memastikan seluruh armada telah melewati proses ramp check atau uji kelayakan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh tempat tidur di kapal adalah gratis bagi pemilik tiket resmi.
“Jika ada oknum yang meminta biaya tambahan untuk tempat tidur, segera lapor petugas. Kami akan tindak tegas,” pungkasnya.

Nurul juga mengimbau agar penumpang tetap mematuhi aturan dengan tidak membawa barang berbahaya, senjata tajam, maupun satwa yang dilindungi demi keselamatan dan kenyamanan bersama di atas kapal. ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru