Jayapura, realitapapua.com – Pemberitaan yang menyebar tentang Aparat TNI/Militer Indonesia membakar tujuh rumah warga dengan tuduhan rumah tersebut dijadikan Markas OPM kemudian dijadikan Pos TNI/Militer pada Sabtu, 22 Februari 2025 di Kampung Asekop dan Kampung Mimin, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, telah dipastikan sebagai berita HOAX atau palsu dan menyesatkan.
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, S.E., M.M., menegaskan bahwa berita tersebut adalah HOAX yang sengaja disebar oleh OPM dan simpatisannya. “Itu HOAX dan tidak benar bahwa TNI melakukan pembongkaran dan pembakaran rumah warga kemudian dijadikan Pos. Apalagi isu aparat TNI yang mengancam warga dan menjadikan gereja sebagai Pos TNI, serta menembak ternak dan merampas hasil kebun warga adalah HOAX,” jelas Kapendam.
Kolonel Candra menambahkan bahwa TNI hadir untuk melaksanakan tugas melindungi masyarakat dan membantu penegakan hukum dari aksi teror gerombolan OPM yang selalu melakukan aksi teror, mengancam, membunuh masyarakat sipil/aparat keamanan TNI Polri, serta membakar fasilitas umum, sekolah, dan rumah warga. “Aparat TNI dalam bertugas mempedomani hukum dan menjunjung tinggi HAM, sehingga sudah pasti melindungi dan menjaga keselamatan masyarakat adalah utama,”imbuhnya.
Candra pun meminta kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pemberitaan HOAX yang menyesatkan yang sengaja disebar oleh OPM. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berita-berita palsu yang disebar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya. (Redaksi)









