Gempa M 4,3 Guncang Jayapura Pagi Ini, BMKG: Dangkal dan Tak Berpotensi Tsunami

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com — Wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, Papua, diguncang gempa bumi tektonik pada Senin pagi (1/6/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa yang terjadi pukul 06.28 WIT tersebut memiliki kekuatan magnitudo 4,3 setelah diperbarui.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat gempa (episenter) terletak pada koordinat 2.05° LS dan 140.32° BT. Lebih tepatnya, pusat gempa berada di laut pada jarak 65 kilometer arah Utara Sentani, Papua, dengan kedalaman dangkal 10 kilometer.

Penyebab Gempa dan Dampak Getaran
Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, S.Si, menjelaskan bahwa jika melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Baca Juga :  Kapolda Papua Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 982 Personel

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh adanya aktivitas sesar aktif,” ujar Yustus dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6/2026).

BMKG juga menegaskan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa ini TIDAK berpotensi tsunami.

Meskipun demikian, getaran gempa sempat dirasakan cukup nyata oleh masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura dengan skala intensitas II MMI. Getaran pada skala ini umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Kondisi Terkini dan Imbauan BMKG
Hingga pukul 07.00 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya tanda-tanda aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Menyikapi peristiwa ini, BMKG mengeluarkan beberapa imbauan penting untuk masyarakat Jayapura dan sekitarnya:
Tetap Tenang: Masyarakat diminta tidak panik dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.
Hindari Bangunan Rusak: Jauhi bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat struktur yang melemah pasca getaran.
Periksa Rumah Sendiri: Pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup aman dan tidak ada kerusakan fatal yang mengancam kestabilan bangunan sebelum memutuskan kembali ke dalam rumah.

Baca Juga :  Bid Humas Polda Papua Gelar Latkapuan, Perkuat Kompetensi Personel di Era Digital

Masyarakat diimbau untuk selalu menyaring informasi dan memastikan hanya memercayai sumber resmi dari BMKG melalui kanal-kanal terverifikasi berikut:
Sosial Media: Instagram/Twitter (X) @infoBMKG
Situs Resmi: www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id
Telegram: InaTEWS_BMKG
Aplikasi Mobile (iOS/Android): wrs-bmkg atau infobmkg ( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru