Ganja 7 Kg dan Ratusan Botol Miras Disita, Polres Keerom Amankan 12 Tersangka

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom, realitapapua.com – Polres Keerom berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dan minuman keras (miras) ilegal dalam periode Juni hingga September 2025. Dari operasi tersebut, 12 orang tersangka diamankan dan total hampir 7 kilogram ganja serta 230 botol miras berhasil disita.

Satuan Reserse Narkoba Polres Keerom menangani 10 laporan polisi terkait ganja. Para tersangka memiliki peran beragam, mulai dari pengedar hingga perantara. Barang bukti yang diamankan mencapai 6.963 gram ganja, yang sebagian besar diselundupkan melalui “jalur tikus” dari negara tetangga, Papua Nugini (PNG).

Baca Juga :  Masyarakat Kiwirok Bersyukur atas Bantuan Kemanusiaan TNI–Polri

Modus operandi yang digunakan para pelaku semakin canggih dan meresahkan. Selain penyelundupan, mereka juga memanfaatkan anak di bawah umur sebagai kurir dan menggunakan media sosial seperti Facebook Messenger untuk bertransaksi.

Selain narkotika, aparat juga berhasil menyita 230 botol miras ilegal dari para pelaku yang beroperasi di wilayah Distrik Arso dan Arso Barat. Sebanyak 15 unit kendaraan bermotor yang digunakan sebagai alat transportasi barang terlarang juga turut disita.

Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, menegaskan bahwa pengungkapan ini adalah wujud nyata komitmen Polres Keerom dalam menjaga wilayah dari pengaruh narkoba dan miras.

Baca Juga :  Subsatgas Keladi Sagu Gelar Cek Kesehatan Gratis di Doyo Baru

“Perang terhadap narkoba dan miras bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama,” ujar Kapolres, sambil mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan dan memperkuat koordinasi dengan TNI serta instansi terkait demi masa depan generasi muda Papua yang lebih baik.

( Redaksi)

Berita Terkait

Satgas Yonif 136/TS Gelar Anjangsana dan Bagikan Bendera Merah Putih di Puncak Jaya
543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang
Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab
Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke
Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban
TNI Hadir Sebagi Sahabat Warga, Intip Momen Hangat Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Puncak Jaya
Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026
Polda Papua Menerjunkan Tim Labfor Usut Insiden Gangguan Kesehatan Massal di Depapre
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Satgas Yonif 136/TS Gelar Anjangsana dan Bagikan Bendera Merah Putih di Puncak Jaya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:25 WIB

543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban

Berita Terbaru