Eskalasi Konflik Di Yahukimo, 10 Warga Sipil Tewas Ops Damai Cartenz Siap Tingkatkan Mitigasi Keamanan

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Eskalasi kekerasan di Kabupaten Yahukimo dalam dua bulan terakhir telah menyebabkan sedikitnya sepuluh warga sipil meninggal dunia. Merespons situasi ini, Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama Polda Papua akan mengambil langkah mitigasi dan penegakan hukum secara terpadu.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadani, mengungkapkan adanya peningkatan aktivitas Kelompok Bersenjata di Yahukimo yang belakangan ini menyasar warga sipil.

“Kami menyadari adanya peningkatan eskalasi di Yahukimo, termasuk korban jiwa. Dalam minggu ini kami akan melaksanakan rapat koordinasi bersama Polda, Polres, dan Ops Damai Cartenz untuk melakukan mitigasi dan langkah penegakan hukum,” ujar Brigjen Pol Faizal Ramadani.

Baca Juga :  Tim Unit Reaksi Cepat Resmob Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Ungkap Kasus Curas di Dok II, Dua Pelaku Ditangkap

Faizal menjelaskan bahwa saat ini Polda Papua, Polres Yahukimo, dan Satgas Ops Damai Cartenz sedang menyusun strategi pengamanan yang lebih terpadu, termasuk peningkatan kegiatan rutin seperti patroli dan penjagaan di titik-titik rawan.

Menurutnya, aksi kekerasan sering terjadi di daerah yang relatif sepi seperti wilayah Sosial dan Paradiso. Meskipun telah meningkatkan patroli, kelompok tersebut juga melakukan pemantauan balik.

“Kita sudah meningkatkan patroli dan penjagaan, namun mereka juga melakukan pemantauan balik. Jadi ini seperti aksi saling kontra. Tapi perlu dipahami, setiap satu kejadian yang muncul ke publik, sesungguhnya ada tujuh hingga delapan kejadian lain yang berhasil kita cegah,” tegas Faizal.

Baca Juga :  Hari Kedua Operasi Keselamatan Cartenz 2025 Polda Papua: Polda Papua Gelar Patroli di beberapa titik kota Jayapura

Faizal Ramadani menekankan agar masyarakat tidak perlu panik namun diharapkan tetap waspada. Pihaknya terus berupaya menurunkan “fear of crime” atau rasa takut masyarakat terhadap aksi kekerasan.

“Kami paham betul harapan masyarakat agar kejadian seperti ini bisa diminimalisir. Kami akui belum maksimal, namun kami terus berupaya lebih kuat dan lebih koordinatif untuk memitigasi kejadian-kejadian tersebut,” tutupnya.

Ops Damai Cartenz berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memulihkan keamanan di Yahukimo dan menjamin perlindungan terhadap masyarakat sipil di wilayah tersebut.( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru