Jayapura, realitapapua.com – Dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia Polri yang unggul dan berintegritas, Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua menggelar Tes Psikologi CAT (Computer Assisted Test) Seleksi Bintara Polri Tahun Anggaran 2025. Tes ini diadakan secara serentak di 9 sekolah, sejumlah kampus, dan instansi, pada Selasa (22/04/2025), dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Sebanyak 500 calon siswa (Casis) , terdiri dari 405 Polki (polisi laki-laki) dan 95 Polwan (polisi wanita) mengikuti tes yang berlangsung dalam dua sesi. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Jan Wynand Imanuel Makatita, turut hadir memonitor kegiatan ini.
Kabid Humas menjelaskan bahwa CAT Psikologi bertujuan menilai kondisi psikologis calon anggota Polri secara menyeluruh, mencakup aspek-aspek seperti:
– Kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai Polri.
– Kecerdasan untuk memahami tugas-tugas kompleks.
– Stabilitas emosi agar mampu menghadapi situasi menantang.
– Kesiapan mental untuk menjalani tanggung jawab besar sebagai anggota Polri.
” meningkatkan transparansi dan akurasi dalam proses seleksi, sehingga menjamin kualitas calon Bintara Polri yang mampu bekerja di bawah tekanan dengan tanggung jawab tinggi,”ujar Kabid Humas.
Para calon siswa diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum menghadapi tes. Pengawasan ketat diterapkan di setiap ruang ujian untuk memastikan kejujuran. “Pengawas melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mencegah kecurangan. Peserta hanya diperbolehkan membawa alat tulis,”tambah Kabid Humas.
Polda Papua juga memberikan peringatan keras kepada para peserta dan orang tua untuk tidak mudah percaya pada janji-janji dari pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan dalam seleksi. “Jangan sampai menjadi korban penipuan. Proses ini murni mengedepankan transparansi dan keadilan,” tegasnya.
Tes Psikologi CAT ini mencerminkan komitmen Polda Papua dalam memastikan bahwa setiap anggota yang lolos seleksi memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di lapangan. Tes ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat Polri sebagai institusi yang profesional, humanis, dan terpercaya.
seleksi ini diharapkan menghasilkan generasi Bintara Polri yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.( Redaksi)









