Jayapura,realitapapua.com – Ribuan mahasiswa dari berbagai elemen di Jayapura menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik kota Jayapura pada Senin (27/10/2025).
Aksi ini dipicu oleh insiden pembakaran Mahkota Cenderawasih oleh pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua pada 20 Oktober 2025 yang dianggap melecehkan nilai budaya.
Meskipun tidak mengantongi izin, aksi massa yang menuntut Majelis Rakyat Papua (MRP) mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran ini berlangsung aman dan kondusif di bawah pengamanan ketat aparat gabungan.
Aksi dimulai sekitar pukul 09.00 WIT, dengan massa pendemo berkumpul di tiga titik, yaitu depan Gapura Uncen, Ekspo Waena, dan terpusat di Perumnas Tiga Waena. Mereka membawa spanduk dan baliho yang menyuarakan tuntutan.
Dalam orasinya, para mahasiswa mendesak MRP untuk segera menindaklanjuti dan menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran Mahkota Cenderawasih yang memiliki nilai sakral bagi masyarakat adat Papua.
Pengamanan aksi demonstrasi ini melibatkan aparat gabungan dari Polresta Kota Jayapura dan Brimob Polda Papua. Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus Maclarimboen, menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan 700 personel gabungan untuk mengantisipasi jalannya unjuk rasa.
” Untuk penempatan personel hari ini ada lima titik utama, yaitu Lingkaran Abepura, Gapura Uncen Bawah, Mata Jalan Kampus USTJ, Expo Waena, dan Perumnas III Waena. Kami mengerahkan sekitar 700 personel gabungan dari Polresta Jayapura Kota, Polda Papua, dan Satuan Brimobda Papua” ungkapnya
Kapolresta menekankan harapan institusi bahwa semua elemen memiliki tanggung jawab moral dalam menyikapi penyampaian aspirasi.
“Ketika ada penyampaian aspirasi, mohon untuk diterima. Kami kurang mengetahui apa yang menyebabkan pihak yang dituju tidak hadir untuk menerima aspirasi dari massa aksi,” tambahnya.
Setelah menyampaikan tuntutan dan orasi, puluhan kelompok massa mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. Situasi di wilayah Kota Jayapura dilaporkan kembali kondusif. ( Redaksi)









