Ada 1.076 Kasus Kejahatan 3C di Papua, Kapolda Instruksikan Tindakan Tegas dan Terukur!

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., membuka secara resmi kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Sikat Cartenz 2026 yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Sabtu (30/05).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Dir Reskrimum Polda Papua selaku Ka Ops Sikat Cartenz 2026 Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., Penata Kebijakan Kapolri Madya Tk. III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., serta personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026.

Pelaksanaan Latpraops ini menandai kesiapan Polda Papua dalam menggelar Operasi Sikat Cartenz 2026 yang akan berlangsung selama 45 hari, terhitung mulai tanggal 1 Juni hingga 15 Juli 2026. Operasi tersebut difokuskan pada penanggulangan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C) yang masih menjadi perhatian masyarakat di wilayah Papua.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyoroti tingginya angka tindak pidana 3C yang masih menjadi tantangan serius bagi jajaran Polda Papua.

Baca Juga :  Pelayanan Kesehatan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadir Layani Warga Kampung Baktis Puncak Jaya

Berdasarkan data yang dihimpun sejak Januari hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 1.076 kasus kejahatan 3C di wilayah hukum Polda Papua. Dari jumlah tersebut, tingkat penyelesaian perkara masih menjadi perhatian sehingga diperlukan langkah-langkah yang lebih efektif dan terukur dalam penanganannya.

“Angka tersebut harus menjadi perhatian seluruh personel. Setiap laporan yang masuk bukan hanya sekadar data statistik, tetapi menggambarkan keresahan dan kerugian yang dialami masyarakat. Karena itu, kita harus meningkatkan kinerja pengungkapan kasus agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kapolda Papua.

Ia menjelaskan bahwa maraknya kasus curanmor telah menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta untuk meningkatkan kemampuan analisis, memperkuat koordinasi, serta melakukan pengembangan kasus hingga kepada jaringan pelaku dan penadah hasil kejahatan.

Menurut Kapolda, Operasi Sikat Cartenz 2026 merupakan langkah konkret Polda Papua dalam menekan angka kriminalitas konvensional yang masih menjadi perhatian masyarakat. Operasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri.

Baca Juga :  Basarnas Jayapura Evakuasi WNA Kanada yang Jatuh di Air Terjun Cyclop

“Saya berharap seluruh personel yang terlibat dapat bekerja secara profesional, serius, dan penuh tanggung jawab. Tingkatkan soliditas, laksanakan tugas sesuai prosedur, serta kedepankan tindakan yang tegas dan terukur agar operasi ini mampu memberikan hasil nyata bagi keamanan masyarakat Papua,” tegasnya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Papua Kompol Topan mengenai Perkiraan Intelijen Operasi Sikat Cartenz 2026, dilanjutkan pemaparan Dir Reskrimum Polda Papua terkait pembagian tugas masing-masing satuan tugas operasi, serta penyampaian rencana operasi oleh Plt Karo Ops Polda Papua.

Melalui Latpraops ini, diharapkan seluruh personel memiliki kesamaan persepsi, kesiapan teknis, serta strategi yang matang dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026, sehingga mampu menekan angka kejahatan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di Tanah Papua.

( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru