Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua,com – Dua warga sipil menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi di pintu masuk utama lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (08/08/2026) sekitar pukul 12.45 WIT.

Peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban hendak memasuki area Festival Budaya Lembah Baliem.

Berdasarkan laporan awal, penembakan diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.

Dua warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut yakni Laode Muhammad Kojo (43), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, yang mengalami luka diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan.

Sementara korban lainnya, Salbiah (50), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada bagian paha kanan dan punggung tangan kanan.

Setelah kejadian, kedua korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di ruang tindakan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Wamena.

Untuk kondisi kedua korban dalam keadaan sadar dan masih menjalani tindakan medis.

Dalam kejadian tersebut, seorang saksi yang saat itu berada bersama kedua korban di dalam kendaraan, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :  Sempat Hilang, 3 Korban Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak Akhirnya Teridentifikasi

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., membenarkan adanya kejadian penembakan tersebut.

Ia mengatakan, Aparat gabungan TNI-Polri telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penanganan di lokasi serta pengejaran terhadap pelaku.

“Kami membenarkan adanya kejadian penembakan terhadap dua warga sipil di pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan berdasarkan laporan awal dalam kondisi sadar,” ucap Kabid Humas saat memberikan keterangan di Media Center Polda Papua, Sabtu (08/08/2026).

Kabid Humas menjelaskan, personel Polres Jayawijaya bersama personel Brimob yang berada di Wamena saat ini masih melakukan pengejaran dan penyisiran untuk mencari pelaku.

“Saat ini Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” katanya.

“Kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lainnya,” imbuhnya.

Menurutnya, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk mengidentifikasi pelaku dan motif penembakan.

Baca Juga :  Hasil Hitung Cepat , MARI-YO Unggul 50,49 %

“Petugas masih melakukan penyelidikan di lapangan, termasuk meminta keterangan saksi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas Cahyo.

Sebagai langkah pengamanan, kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem untuk sementara dihentikan.

Penghentian tersebut dilakukan untuk memberikan ruang kepada aparat keamanan dalam melakukan penanganan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.

Kombes Cahyo juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Kepolisian terus melakukan penyelidikan dan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara sesuai hasil yang diperoleh di lapangan. (Redaksi)

Berita Terkait

543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang
Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab
Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke
TNI Hadir Sebagi Sahabat Warga, Intip Momen Hangat Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Puncak Jaya
Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026
Polda Papua Menerjunkan Tim Labfor Usut Insiden Gangguan Kesehatan Massal di Depapre
Hangatnya Kebersamaan Satgas Yonif 136 dan Warga Kampung Alukme Lewat Anjangsana
Kombes Pol Rommy Sebastian Resmi Jabat Kabid Dokkes Polda Papua
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:25 WIB

543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:12 WIB

TNI Hadir Sebagi Sahabat Warga, Intip Momen Hangat Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Puncak Jaya

Berita Terbaru