Enam Asrama Personel Polsek Pirime Lanny Jaya Papua Pegunungan Ludes Terbakar

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lanny Jaya , realitapapua.com — Sebanyak enam unit asrama yang dihuni oleh personel Polsek Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, ludes terbakar pada Kamis petang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Insiden kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) di kompleks asrama Polsek Pirime. Kobaran api dengan cepat menghanguskan enam unit rumah dinas berbahan kayu yang ditempati oleh para personel Polri beserta keluarga mereka.

Saat api mulai membesar, seluruh penghuni asrama dilaporkan berhasil menyelamatkan diri ke area yang lebih aman.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen Jadi Gubernur-Wagub Papua 2025-2030

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, karakteristik bangunan yang didominasi material kayu membuat api berkobar dengan sangat cepat.

“Di lokasi terdapat dua jenis bangunan, yaitu yang berbahan tembok dan kayu. Api menghanguskan enam unit asrama berbahan kayu yang kebetulan posisinya berdiri berdekatan,” ujar Kombes Pol Cahyo Sukarnito dalam keterangannya. Jumat ( 17 /07 /2026)

Beruntung, posisi kompleks asrama tersebut berada terpisah dan memiliki jarak yang cukup jauh dari kantor utama. Alhasil, api berhasil dipadamkan sebelum sempat merambat dan melahap bangunan utama Polsek Pirime.

Baca Juga :  Kapolda Papua Pimpin Rapat Bahas Pemisahan Polda Papua Tengah

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti dari kebakaran hebat tersebut.

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga kini belum ditemukan bukti atau indikasi yang mengarah pada dugaan sabotase atau pembakaran secara sengaja.

“Seluruh informasi yang beredar di masyarakat masih akan kami verifikasi melalui proses penyelidikan resmi,” tegas Kabid Humas Polda Papua.

Saat ini, petugas di lapangan juga masih fokus melakukan pendataan terkait total kerugian materiil yang dialami oleh para personel yang terdampak.( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax
Pemancing Hilang di Tanjung Bicari Kaimana, Tim SAR Gabungan Gelar Pencarian
MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi di Jayapura
BBMKG V Jayapura Catat Lebih dari 2.500 Gempa Bumi Terjadi di Papua Sepanjang Semester I 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos

Senin, 27 Juli 2026 - 20:20 WIB

Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB

Kapendam XVII/Cen Tegaskan Video Rekaman CCTV yang menyudutkan TNI di Intan Jaya adalah Hoax

Berita Terbaru