Puncak Jaya, realitapapua.com – Prajurit TNI tidak hanya berdiri di garis depan untuk menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pendidikan di wilayah penugasan. Hal ini dibuktikan oleh personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Pos Tinggi Nambut yang menggelar kegiatan mengajar (Gadik) bagi anak-anak Kampung Tinggi Nambut di Rumah Pintar pada Senin (13/07/2026).
Dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Kapten Inf Firsan Hadly, kegiatan ini dirancang untuk mendongkrak kualitas pendidikan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat setempat.
Belajar Interaktif dan Edukasi Hidup Sehat
Suasana Rumah Pintar Tinggi Nambut tampak berbeda hari itu. Riuh tawa dan antusiasme tinggi terpancar dari wajah anak-anak saat para personel Satgas membagikan ilmu.
Menggunakan metode belajar yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajarkan materi dasar seperti membaca, menulis, berhitung, hingga pengetahuan umum.
Menariknya, materi yang diberikan tidak melulu soal akademik.
Menyadari pentingnya kesehatan di lingkungan sekolah, para prajurit juga menyelipkan edukasi kesehatan, salah satunya mempraktikkan cara mencuci tangan yang baik dan benar.
“Edukasi (cuci tangan) ini sangat penting untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini, sehingga anak-anak kita bisa terhindar dari berbagai potensi penyakit,” ujar Kapten Inf Firsan Hadly.
Selain itu, kegiatan ini juga disisipkan materi wawasan kebangsaan guna menumbuhkan motivasi belajar, membentuk karakter disiplin, dan memupuk rasa cinta tanah air pada generasi muda Papua.
Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas Yonif 136/Tuah Sakti terhadap masa depan anak-anak di wilayah perbatasan dan pedalaman. Bagi TNI, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan.
“Pendidikan adalah kunci untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, sehat, berkarakter, dan cinta tanah air. Kami berharap kehadiran Satgas tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi pemantik motivasi agar anak-anak di sini terus giat belajar, berani bermimpi, dan sukses meraih cita-cita mereka,” ungkap Danpos.
Apresiasi dan Sambutan Hangat Orang Tua
Langkah nyata yang dilakukan oleh Satgas Yonif 136/TS ini mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari para orang tua dan tokoh masyarakat setempat.
Bapak Nilo (38), salah satu warga Kampung Tinggi Nambut, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Rumah Pintar yang digerakkan oleh personel TNI ini.
“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran bapak-bapak TNI di sini tidak cuma bikin kami merasa aman, tapi juga membawa manfaat nyata untuk sekolah dan kesehatan anak-anak kami. Mereka jadi lebih semangat belajar,” tutur Nilo dengan haru.
Melalui konsistensi kegiatan di Rumah Pintar ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan aksi nyata dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga ke pelosok negeri. ( Redaksi)









