Tragis! Pemancing yang Terjatuh di Jembatan Merah Jayapura Ditemukan Tewas

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Firman (22), pemancing yang dilaporkan terjatuh dari kawasan Jembatan Merah, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa dini hari (14/7/2026).

Insiden tragis ini bermula ketika korban hendak menuju spot memancingnya sekitar pukul 00.35 WIT. Firman diduga terpeleset, kehilangan keseimbangan, lalu jatuh ke perairan di bawah jembatan ikonik tersebut. Warga sekitar sempat berupaya melakukan pencarian mandiri, namun nihil hasil hingga akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang.

Baca Juga :  KM Putra Siantan Tenggelam di Perairan Timika: 12 Penumpang Selamat, 1 Masih Hilang

Setelah melakukan penyisiran intensif dengan radius 0,5 kilometer, korban berhasil ditemukan berjarak sekitar 10 meter dari lokasi awal jatuhnya korban.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke darat untuk diserahkan kepada pihak keluarga

Kondisi cuaca yang cerah di sekitar perairan Jembatan Merah dinilai sangat membantu kelancaran proses pencarian. Tepat pukul 07.00 WIT, setelah seluruh proses evakuasi selesai, unsur SAR mengadakan debriefing dan operasi dinyatakan ditutup.

Operasi SAR ini berhasil diselesaikan berkat sinergi solid antara Kantor SAR Jayapura, Polsek Dok VIII Kota Jayapura, Polairud Polda Papua, serta dibantu pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Refleksi Semester I 2026: Polda Papua Klaim Situasi Kamtibmas Relatif Kondusif

Atas kejadian ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh unsur gabungan yang terlibat.

Pihaknya juga memberikan imbauan keras kepada masyarakat agar selalu menjaga keselamatan dan ekstra waspada saat beraktivitas di sekitar wilayah perairan, terutama pada malam hingga dini hari demi mencegah tragedi serupa terulang kembali. ( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru