Puncak Jaya,realitapapua com – Di tengah sejuknya udara pagi menyelimuti Distrik Nume, para prajurit TNI bergerak menyusuri jalanan kampung. Langkah kaki mereka bukan untuk patroli biasa, melainkan untuk membawa kehangatan dan kepedulian bagi warga lokal.
Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti Pos Nume yang dipimpin oleh Danpos Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya menggelar aksi anjangsana dan silaturahmi dengan menyambangi langsung rumah-rumah warga di Kampung Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (1/7/2026).
Tidak sekadar berkunjung, personel Satgas memanfaatkan momen ini untuk berdialog hangat dengan masyarakat. Mereka juga menyalurkan berbagai bantuan nyata, mulai dari paket sembako, pakaian layak pakai, hingga obat-obatan dan vitamin.
Tim medis Satgas bahkan memberikan pelayanan kesehatan gratis sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, keamanan, dan persatuan.
Danpos Nume, Kapten Inf Ahmad Sultoni Yahya, mengungkapkan bahwa pemilihan waktu di pagi hari sengaja dilakukan agar para prajurit bisa menjumpai warga sebelum mereka memulai aktivitas harian.
“Kami datang sejak pagi agar dapat bertemu warga sebelum mereka berangkat ke kebun. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai prajurit yang bertugas, tetapi juga sebagai saudara yang bersama-sama menjaga kedamaian dan kedaulatan NKRI,” ujar Kapten Ahmad.
Di tempat terpisah, Dansatgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa setiap kegiatan teritorial merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman, manfaat yang konkret, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera,” tegas Letkol Yudi.
Apresiasi dan Senyuman dari Masyarakat
Aksi humanis para prajurit TNI ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kampung Nume. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Bapak Yame, menyampaikan apresiasi mendalam atas ketulusan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti yang selalu hadir di tengah-tengah mereka.
“Kami sangat senang karena bapak-bapak TNI selalu datang menyapa dan membantu kami. Kehadiran mereka membuat kami merasa aman, diperhatikan, dan sudah seperti keluarga sendiri,” ungkap Bapak Yame dengan penuh haru.
Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti kembali membuktikan bahwa tugas menjaga perbatasan negara tidak melulu soal keamanan fisik, melainkan juga tentang merajut ikatan persaudaraan dan menghadirkan kepedulian nyata hingga ke pelosok Papua. ( Redaksi)









