Puncak Jaya, realitapapua.com – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti terus berkomitmen menghadirkan kedamaian di tanah Papua.
Melalui Pos Nume, para prajurit TNI aktif mempererat kedekatan dengan warga Kampung Anepalui, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, lewat aksi anjangsana dari rumah ke rumah pada Sabtu (27/06/2026).
Di tengah keterbatasan akses geografis dan fasilitas di wilayah pedalaman, kehadiran personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak sekadar bertugas menjaga kondusivitas keamanan.
Mereka juga hadir sebagai pendengar yang baik bagi keluh kesah warga, sekaligus memberikan solusi konkret untuk membantu kesulitan masyarakat sehari-hari.
Pendekatan humanis ini terbukti berhasil menciptakan suasana kampung yang aman, damai, dan penuh keakraban.
Danpos Nume, Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, menegaskan bahwa kegiatan door-to-door ini merupakan wujud nyata dari komitmen TNI untuk selalu berada di garis depan dalam membantu masyarakat.
“Kami ingin membangun kebersamaan dan rasa saling percaya yang kuat. Dengan begitu, masyarakat merasa aman, nyaman, dan tidak ada jarak dengan TNI. Kehadiran kami di sini adalah untuk mereka,” ujar Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya.
Aksi nyata dan ketulusan para prajurit TNI ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi yang tinggi dari warga setempat. Tokoh masyarakat Kampung Anepalui, Jesko Wonda, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang konsisten ditunjukkan oleh personel Satgas.
“Kami merasa sangat senang dan terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI dari Pos Nume. Mereka tidak hanya menjaga keamanan kampung kami, tetapi juga rajin mengunjungi rumah-rumah warga dan sangat peduli dengan kondisi kami di sini. Semoga kebersamaan dan persaudaraan ini terus terjaga dengan baik,” ungkap Jesko dengan penuh haru.
Kehadiran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti di Distrik Nume ini menjadi bukti otentik bahwa TNI berkomitmen penuh hadir hingga ke pelosok negeri.
Bukan hanya sebagai benteng pertahanan, tetapi juga sebagai pembawa kedamaian, perekat tali persaudaraan, dan penumbuh harapan baru bagi masyarakat Papua. ( Redaksi)









