Puncak Jaya ,realitapapua.com – Di balik keindahan alam Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, terukir sebuah kisah humanis tentang ketulusan yang merajut persaudaraan. Prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat lewat aksi nyata di lapangan.
Melalui kegiatan anjangsana yang digelar pada Kamis (18/6/2026), personel Pos Tinggi Nambut bergerak langsung menyambangi pemukiman warga.
Dipimpin oleh Dantim 2 Sertu Aldirazak, para prajurit mendatangi rumah-rumah penduduk untuk berbincang, mendengar aspirasi, sekaligus mempererat tali silaturahmi. Suasana kekeluargaan pun terasa begitu kental di sepanjang kegiatan.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai prajurit yang menjaga wilayah, tetapi juga sebagai sahabat dan keluarga bagi masyarakat,” ujar Danpos Tinggi Nambut, Kapten Inf Firsan Hadly.
Kapten Inf Firsan menegaskan bahwa anjangsana ini merupakan komitmen konkret Satgas untuk selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kami berharap hubungan yang telah terjalin ini semakin kuat. TNI dan rakyat harus selalu berjalan bersama dalam suka maupun duka,” tambahnya.
Kehadiran para prajurit berseragam loreng ini disambut dengan senyum hangat oleh masyarakat Kampung Tinggi Nambut. Salah satu warga, Mama Meli (40), tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh personel Yonif 136/Tuah Sakti.
Menurut Mama Meli, kehadiran pos TNI di wilayah mereka memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan emosional. Warga merasa dirangkul dan tidak berjuang sendirian dalam menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari.
Melalui ketulusan yang konsisten dan kebersamaan yang terus dirawat, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti membuktikan bahwa kedaulatan NKRI tidak hanya dijaga dengan senjata, melainkan juga dengan pendekatan hati ke hati.
Di tanah Papua yang penuh harapan ini, kemanunggalan antara TNI dan rakyat tetap menjadi fondasi paling kokoh dalam menjaga persatuan serta membangun masa depan yang lebih damai. ( Redaksi)









