Timika, realitapapua.com – Nasib naas menimpa seorang pencari karaka (kepiting bakau) bernama Edi (30). Korban dilaporkan diterkam dan diseret buaya ke dalam air di Sungai Ninapu, Kampung Otakwa, Distrik Manasari, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Peristiwa mengerikan yang terjadi pada Kamis (21/5) siang sekitar pukul 14.00 WIT
Kejadian tersebut disaksikan langsung oleh istri korban. Melihat suaminya mendadak diserang predator ganas, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Meski pihak keluarga dan masyarakat setempat langsung melakukan upaya pencarian sesaat setelah kejadian, namun korban tak kunjung ditemukan.
Tim SAR Gabungan Diterjunkan
Mendapat laporan adanya kondisi membahayakan manusia tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika langsung bergerak cepat.
Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, S.E., mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melepas tim penyelamat pada Jumat (22/5) pagi.
“Kami telah memberangkatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer SAR Timika, pihak keluarga, dan masyarakat setempat menuju lokasi kejadian,” ujar Charles.
Untuk mempercepat jangkauan ke lokasi yang cukup terpencil, tim gabungan bertolak menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) bermesin 600 PK.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan bersama warga masih menyisir area sekitar Sungai Ninapu yang dikenal memiliki vegetasi hutan bakau yang lebat. Medan yang cukup menantang dan keberadaan predator di sekitar lokasi menjadi kewaspadaan tersendiri bagi tim di lapangan.
( Redaksi)









