Jalan Ambles 50 Meter di Keerom, Jalur Logistik Wamena Terputus

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom, realitapapuacom – Akses utama Jalan Trans Papua yang menghubungkan Kabupaten Keerom menuju Provinsi Papua pegunungan (Wamena) terputus total. Badan jalan di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, ambles akibat longsor hebat yang terjadi sejak Minggu ,19 April 2026.

Kerusakan kali ini tergolong parah Berdasarkan pantauan di lokasi oleh pihak PUPR Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua – Papua Pegunungan bersama Polsek waris badan jalan utama ambles dengan kedalaman mencapai 50 meter dan panjang patahan jalan sekitar 50 meter.

Akibatnya, seluruh jenis kendaraan mulai dari roda dua, roda empat, hingga kendaraan berat pengangkut logistik dan ambulans, sama sekali tidak dapat melintas.

Baca Juga :  Tim Unit Reaksi Cepat Resmob Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Ungkap Kasus Curas di Dok II, Dua Pelaku Ditangkap

Titik longsor terbaru ini diketahui hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kerusakan lama yang saat ini sebenarnya masih dalam tahap perbaikan.

Kapolsek Waris, Iptu Kamaludin, bersama tim dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua – Papua Pegunungan telah meninjau langsung lokasi bencana.

Iptu Kamaludin menegaskan bahwa struktur tanah di lokasi kejadian masih sangat labil dan rawan terjadi longsor susulan.

“Kami menghimbau bagi warga untuk menjauhi lokasi kejadian. Kondisi tanah saat ini masih sangat labil, sehingga proses perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal demi keselamatan masyarakat,” ujar Kapolsek Waris.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Ringkus 4 Orang di Yahukimo, 2 Terlibat Penembakan Brimob

Sebagai solusi sementara, warga yang mendesak untuk bepergian terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui Warlef. Namun, jalur ini memiliki keterbatasan yang cukup Hanya dapat dilalui oleh kendaraan kecil. Di tambah Waktu tempuh menjadi dua hingga tiga kali lipat lebih lama dibandingkan jalur utama.

Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak Polres Keerom menyatakan akan terus melakukan pengamanan dan monitoring intensif di sekitar lokasi.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah darurat mengingat jalur ini merupakan urat nadi distribusi logistik menuju wilayah pegunungan Papua ( Redaksi)

Berita Terkait

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru