Puncak Jaya, realitapapua.com – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti kembali menunjukkan aksi nyata dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan anjangsana, personel Pos KP 55 mengunjungi rumah-rumah warga di Kampung 55, Distrik Pangaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Rabu (01/04/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dantim 1 Pos KP 55, Sertu Ambarita Siahaan ini, bukan sekadar kunjungan biasa. Selain untuk mempererat tali silaturahmi, para prajurit TNI juga membawa “buah tangan” berupa bantuan sandang untuk meringankan beban kebutuhan harian masyarakat.
Personel Satgas menyusuri jalanan kampung untuk menyapa warga dari pintu ke pintu. Dalam kesempatan tersebut, mereka membagikan berbagai jenis pakaian layak pakai, mulai dari pakaian untuk anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan lansia.
Sertu Ambarita Siahaan menegaskan bahwa kehadiran mereka di tengah masyarakat adalah bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian tulus TNI di wilayah penugasan
.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara kita di sini. Kami berharap kehadiran TNI tidak hanya memberi bantuan fisik, tetapi juga membawa kehangatan dan mempererat hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin,” ujar Sertu Ambarita.
Kehadiran para prajurit Yonif 136/Tuah Sakti ini disambut dengan senyum hangat dan keterbukaan oleh warga Distrik Pangaleme. Warga merasa sangat terbantu, terutama karena personel Satgas mau turun langsung mendengarkan keluh kesah serta berinteraksi secara personal dengan masyarakat setempat.
Langkah ini dipandang efektif dalam membangun rasa saling percaya (trust building) antara aparat keamanan dan penduduk asli Papua. Kemanunggalan ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan.
Kegiatan anjangsana ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan secara konsisten oleh Satgas Yonif 136/Tuah Sakti.
Komitmen ini akan terus dilanjutkan melalui berbagai program positif lainnya guna memberikan dampak kesejahteraan nyata bagi masyarakat di pelosok Papua selama masa penugasan berlangsung. ( Redaksi)









