Nduga, realitapapua.com – Kepolisian Resor (Polres) Nduga melaksanakan evakuasi tujuh korban luka-luka akibat bentrokan antar kelompok warga di Kabupaten Nduga, Papua, menuju RSUD Timika, Kabupaten Mimika, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Evakuasi ini dilakukan pada Selasa, 11 November 2025, menggunakan pesawat Caravan Smart Air PK-SNW dari Bandara Kenyam, Nduga.
Evakuasi dilakukan menyusul bentrokan yang terjadi di Kampung Ginit, Distrik Kenyam, pada Minggu, 9 November 2025, yang mengakibatkan sejumlah warga, termasuk anak-anak, mengalami luka-luka.
Kapolres Nduga, AKBP Alfredo Rumbiak, menyatakan bahwa evakuasi ini adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian kemanusiaan dari aparat keamanan.
“Kami pastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib agar para korban segera mendapatkan penanganan medis di Timika,” ujar Kapolres.
Dalam proses evakuasi tersebut, tujuh korban luka bersama empat pendamping pasien diterbangkan menuju Bandara Moses Kilangin, Mimika. Korban lainnya direncanakan akan dievakuasi pada hari berikutnya.
Kapolres Nduga menambahkan, saat ini Polri bersama aparat keamanan dan tokoh masyarakat terus berupaya meredam konflik di Distrik Kora. Ia juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi agar situasi keamanan segera kembali kondusif. ( Redaksi)









